Wajib Dipahami, ini Dia Keuntungan dan Kerugian Investasi Emas

Logam mulia yang dikenal sebagai emas belakangan banyak dicari, namun Anda harus tahu keuntungan dan kerugian investasi emas. Mengapa demikian? Karena bentuknya yang menarik dan reputasinya sebagai barang investasi yang menguntungkan pemiliknya, emas ini mampu menarik banyak orang.

Tidak heran, mengingat keuntungan utama berinvestasi emas adalah harganya yang cenderung naik setiap tahunnya. Khususnya, jika ada perbedaan yang signifikan antara harga beli dan harga jual, ini jelas menguntungkan pemilik.

Seperti yang kita tahu, orang berinvestasi dalam emas untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Banyak jenis emas yang sangat diminati, termasuk perhiasan emas, dinar emas, emas batangan, dan tabungan emas yang digunakan untuk membayar sekolah, perawatan kesehatan, biaya haji, hingga membeli rumah.

Ini Dia 5 Kerugian Investasi Emas

Terlepas dari keuntungan investasi emas yang sangat menggiurkan, namun investasi ini juga memiliki kerugian. Diantaranya adalah:

  1. Resiko Kehilangan yang Cukup Tinggi

 

Investor emas, khususnya yang memproduksi emas dalam bentuk perhiasan yang dipakai sehari-hari, harus menghadapi kerugian investasi emas ini. Risiko ini diakibatkan oleh potensi pencurian, terutama jika perhiasan yang digunakan cukup besar dan mencolok.

 

Risiko ini juga berlaku untuk emas yang dibuat sebagai batangan dalam jumlah yang signifikan.

 

Oleh karena itu, untuk menjaga asetnya, biasanya pemegang emas rela mengeluarkan uang lebih untuk menyewa safe deposit box, yaitu fasilitas yang disediakan oleh bank untuk penyimpanan dokumen dan produk milik nasabah yang dianggap berharga.

 

  1. Harganya Fluktuatif

 

Terlepas dari kenyataan bahwa harga emas cenderung naik, kenaikan ini tidak sering terjadi atau dalam waktu singkat. Karena evaluasi dilakukan dalam beberapa tahun, dikatakan harga emas memang cenderung naik.

Baca juga:  Main Aplikasi Trading Forex Profit Harian Menguntungkan

 

Meski tidak jarang, harga jual emas terkadang juga mengalami penurunan. Fluktuasi harga emas yang terus-menerus dapat menyulitkan investor emas untuk memperkirakan nilai kepemilikan emas saat ini di masa depan. Ya, inilah kerugian investasi emas yang harus dipahami.

 

Ada kemungkinan bahwa beberapa investor akan menggunakan nilai median dari perubahan harga satu gram emas untuk memperkirakan nilai investasi mereka pada tingkat bunga tertentu di masa depan.

 

Bagi investor dengan kepemilikan emas sederhana, ini mungkin tidak berdampak besar, tetapi bagi mereka yang memiliki kepemilikan cukup besar, ini akan menjadi faktor utama dalam menentukan bagaimana harga akan berfluktuasi.

 

Oleh karena itu, pertimbangkan elemen fluktuasi harga emas jika Anda berniat menginvestasikan sejumlah besar uang dalam bentuk emas.

 

  1. Dampak Sangat Terhadap Ekonomi Riil

 

Kerugian investasi emas selanjutnya adalah pertumbuhan ekonomi riil tidak dapat dipengaruhi secara positif. Hal ini karena pendapatan yang mereka peroleh cenderung digunakan untuk kepentingan pribadi investor.

 

Meskipun faktanya ada beberapa investor emas menggunakan hasil investasi ini untuk kebutuhan pengeluaran mereka sendiri, yang juga merupakan tanda pertumbuhan ekonomi.

 

Jika investor memiliki saham di suatu perusahaan, situasinya akan berbeda. Pendapatan yang diperoleh adalah dasar dari keuntungan perusahaan, dan keuntungan ini akan diinvestasikan kembali oleh bisnis atau digunakan untuk mendanai pengoperasian mesinnya sehingga dapat memproduksi barang yang lebih banyak dan lebih baik.

 

  1. Merupakan Investasi Jangka Panjang

 

Bagi investor yang mencari keuntungan segera, investasi emas bukanlah solusi yang baik. Perubahan harga emas yang besar bukanlah jaminan bahwa investor akan memperoleh keuntungan besar dengan cepat.

 

Karena harga emas cenderung naik secara bertahap dari waktu ke waktu, maka kerugian investasi emas yaitu tidak mungkin mendapatkan keuntungan dari selisih antara harga beli dan harga jual yang tinggi dalam waktu singkat.

Baca juga:  Jam Trading Forex yang Efektif dan Terbukti Menghasilkan

 

Nilai tukar mata uang nasional terhadap mata uang lain yang saat ini menjadi perbincangan hangat karena diperkirakan akan mengulang era 1998 di mana US$1 setara dengan Rp. 17.000, juga berdampak signifikan terhadap perubahan harga emas.

 

Investasi lain yang menawarkan pengembalian lebih besar dalam waktu singkat, seperti membeli saham perusahaan, tampak lebih memikat dan menjanjikan ketika orang-orang berada dalam posisi keuangan yang kuat. Ya, kerugian investasi emas akhirnya mulai menurun.

 

  1. Ketika Kondisi Ekonomi Stabil, Harga Cenderung Melambat

 

Kerugian investasi emas satu ini cukup ironis. Saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu, harga emas seringkali naik. Ada kemungkinan bahwa inflasi terjadi dalam waktu ini, menyebabkan kenaikan dan penurunan harga emas.

 

Mungkin saja harga emas akan jauh lebih tinggi jika inflasi ternyata jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

 

Selain itu, orang akan cenderung untuk mengkonsumsi secara bertanggung jawab jika ekonomi stabil. Emas adalah solusi teraman untuk melindungi modal investor selama masa ekonomi yang tidak menentu.

Keuntungan Jika Investasi Emas

Terlepas dari segala kerugian yang ada, emas juga memilih beberapa keuntungan. Diantaranya adalah:

  1. Sifatnya yang Mudah Dicairkan

 

Ini adalah keuntungan pertama dari investasi yang sangat memikat karena bentuk dan jenis investasi lain seringkali memiliki kecenderungan lebih sulit untuk dilikuidasi atau hanya tersedia pada waktu-waktu tertentu.

 

Berbeda dengan jenis investasi lain, yang kurang fleksibel dibandingkan investasi emas dan memberi investor kemampuan untuk mengubah kepemilikan mereka menjadi uang tunai dengan cara yang cukup sederhana dan cepat.

 

  1. Bebas Pajak

 

Berbeda dengan memegang saham di perusahaan tertentu. Pemegang saham perusahaan tidak langsung mendapatkan keuntungan dari investasi yang dilakukan.

Baca juga:  Tips Software Trading Forex Autopilot untuk Trader Harian

 

Alasannya adalah karena menerima laba ini kadang-kadang disertai dengan pajak atau laba tersebut dapat berupa lebih banyak saham daripada uang tunai. Jika Anda ingin melakukan investasi yang bebas pajak, investasi emas adalah pilihan terbaik.

Memperoleh pengetahuan tambahan tentang kelemahan investasi akan membantu Anda menghindari potensi kerugian yang disebabkan oleh manajemen investasi yang tidak tepat.

Anda dapat mempersiapkan potensi kerugian investasi emas dengan menyadari keuntungan dan kerugiannya. Jadi, apakah Anda tertarik untuk membeli emas?