Perbedaan Mendasar antara Fabel dan Cerpen Terletak pada

Artikel ini akan berusaha menjelaskan perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada beberapa bagian. Hal ini perlu dipahami oleh siswa secara umum yang mempelajari macam-macam karya sastra.

 

Sebelum membahas perbedaannya, fabel dan cerpen memiliki persamaan yaitu sama-sama sebuah karya sastra berupa tulisan yang terdiri dari tokoh, latar, dan peristiwa.

 

Selain itu, fabel dan cerpen merupakan prosa, dimana fabel adalah prosa lama, sedangkan cerpen adalah prosa baru. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada bagian mana saja, silahkan simak artikel berikut.

 

Pengertian Fabel dan Cerpen

 

1. Penjelasan Singkat Tentang Fabel

 

Fabel merupakan cerita yang dibuat dengan memasukkan tokoh binatang atau hewan, hampir tidak ada tokoh manusia di dalamnya. Menurut Danandjaja (2002), fabel merupakan cerita yang memakai hewan sebagai tokoh utamanya, para hewan ini bisa berbicara layaknya manusia.

 

Umumnya, hewan yang diceritakan berusaha menggambarkan tentang perilaku dan sifat manusia, dan diceritakan jika hewan tersebut memiliki kehidupan seperti manusia.

 

Di dalam cerita fabel, para hewan tersebut bisa berbicara dan melakukan bermacam kegiatan seperti yang dilakukan oleh manusia pada umumnya.

 

Contoh kegiatan yang sering diceritakan yaitu seperti memasak, menulis, membaca dan kegiatan lainnya. Sampai sekarang cerita fabel masih menarik karena mengandung pesan moral di dalam ceritanya.

 

2. Penjelasan Singkat Tentang Cerpen

 

Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek yang dibuat dengan naratif fiktif. Untuk cerita yang diangkat biasanya lebih pendek dan cenderung padat, umumnya terdiri dari satu sampai 25 halaman. Menurut Sumardjo dan Saini, cerpen adalah cerita fiktif yang relatif pendek, bisa terjadi kapanpun dan di manapun.

 

Sebenarnya cerpen tidak dibatasi dengan halaman, tapi dibatasi dengan ruang lingkup masalah yang diangkat di dalam cerita tersebut. Umumnya, cerpen menceritakan kisah yang ruang lingkupnya kecil dan singkat.

 

Sering kali cerita pendek dijadikan acuan untuk pembuatan cerita yang durasi atau kisahnya lebih panjang, contohnya seperti novel. Hampir semua novel yang ditulis berdasarkan cerita pendek yang telah dibuat sebelumnya.

 

Alasannya karena banyak pembaca yang penasaran dengan cerita selanjutnya atau punya ketertarikan sendiri dengan penulisnya.

 

Perbedaan Mendasar antara Fabel dan Cerpen Terletak pada Beberapa Bagian

 

1. Tokoh di Dalam Cerita

 

Pertama, perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada tokohnya. Pada fabel, tokoh yang diceritakan akan diperankan oleh hewan yang memiliki perilaku seperti manusia.

 

Hewan yang diceritakan memiliki sifat seperti manusia pada umumnya, mampu berbicara, dan bisa melakukan bermacam kegiatan. Sedangkan cerpen, tokoh yang diceritakan adalah manusia yang punya perilaku dan sifat tertentu.

 

3. Struktur Teks

 

Struktur teks juga menjadi perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada sebuah kisah. Sementara di fabel, struktur teksnya terdiri dari orientasi, lanjut ke komplikasi, resolusi dan koda.

 

Teks cerita di fabel menceritakan kehidupan para hewan yang memiliki perilaku seperti manusia. Namun kisah yang diceritakan bukanlah tentang kehidupan nyata. Fabel lebih menceritakan tentang sifat dan karakter manusia melalui tokoh hewan tersebut.

 

Judul cerita fabel yang sering dibawakan adalah Kancil dan Buaya, Gajah dan Kura-Kura Pembohong, Sahabat Pak Rusa, Rusa yang Sombong, dan lainnya.

 

Sedangkan struktur teks di cerpen terdiri dari orientasi, rangkaian masalah, komplikasi, dan resolusi. Teks di cerpen lebih menceritakan tentang peristiwa kehidupan manusia. Contohnya keluarga, percintaan, pendidikan, persahabatan dan peristiwa lainnya.

 

Contoh judul dari cerpen yaitu Jalan Lain ke Roma, Dilarang Mencintai, Rahasia Rindu, dan judul cerpen lainnya. Walaupun fabel dan cerpen punya struktur teks yang berbeda, tetap ada kesamaan pada keduanya yaitu sama-sama jenis narasi yang punya ciri khas berbeda-beda.

Baca juga:  Jelaskan Pengertian Kronologi Kronik dan Sinkronik & Contoh

 

4. Latar Cerita

 

Latar pada sebuah kisah juga menjadi perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen. Fabel punya latar kisah dengan tempat habitat para hewan seperti hutan, sungai, kolam, laut, danau, dan latar tempat alam lainnya.

 

Kalau latar cerpen jauh lebih luas, bisa di alam, perkotaan, dan tempat lainnya sesuai imajinasi penulisnya.

 

5. Peristiwa yang Diangkat

 

Perbedaan selanjutnya antara fabel dan cerpen adalah rangkaian peristiwa, masalah atau kejadian yang diceritakan. Rangkaian peristiwa pada fabel lebih menggambarkan hubungan sebab akibat. Kalau di cerpen lebih fokus pada satu peristiwa saja.

 

6. Bahasa yang Digunakan

 

Bahasa yang digunakan dalam sebuah kisah juga menjadi perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen. Pada fabel bahasa meliputi kalimat naratif atau peristiwa.

 

Kalimat langsung yang sering digunakan adalah dialog antara tokoh dan menggunakan bahasa sehari-hari untuk situasi yang tidak resmi.

 

Sedangkan pada cerpen meliputi kosakata, gaya bahasa yang dipakai, kalimat deskriptif, bahasa baku dan tidak baku, lalu penggunaan kalimat yang menggambarkan keterangan waktu.

 

7. Jenis-jenisnya

 

Jenis-jenis yang dimaksud adalah jenis kisah yang dibuat. Seperti cerpen yang dibagi menjadi 3 jenis, contohnya cerpen pendek, ada cerpen sedang, dan cerpen yang panjang.

 

Kalau fabel jenis-jenisnya dibagi berdasarkan watak para tokoh binatang. Umumnya, terbagi 2 jenis seperti fabel alami dan fabel adaptasi.

 

Pada fabel alami, para tokoh binatang punya watak yang hampir sama seperti di kehidupan nyata. Contohnya, kancil yang cerdik, buaya yang ganas, dan kura-kura yang lambat.

 

Sedangkan fabel adaptasi, tokoh binatangnya memiliki watak seperti yang ada di kehidupan nyata. Contohnya, beruang yang lemah lembut atau singa yang pemalu.

 

8. Ciri-cirinya

 

Cerpen setidaknya memiliki 5 ciri-ciri yaitu:

 

  • Panjang karangan pada cerpen kurang lebih ada 10 halaman.
  • Cerpen memiliki satu peristiwa yang dapat menguasai semua alur cerita.
  • Terdapat konflik dalam cerita tapi tidak menyebabkan perubahan pada nasib para tokohnya.
  • Dalam satu cerpen cuma punya satu alur cerita.
  • Di dalam cerpen, watak para tokoh akan digambarkan secara singkat.

 

Sedangkan fabel juga memiliki sekitar 5 ciri-ciri sebagai berikut:

 

  • Ciri-ciri yang paling mendasar dari fabel adalah hanya memakai tokoh dari hewan saja.
  • Untuk watak tokoh hewan dibedakan menjadi dua yaitu sifat jahat dan sifat baik.
  • Tokoh hewan di dalam kisah fabel bisa berbicara seperti manusia pada umumnya.
  • Semua rangkaian peristiwa berusaha menjelaskan sebab dan akibat.
  • Latar kisah yang digunakan fabel adalah alam, seperti hutan, sungai, danau dan latar alam lainnya.

 

9. Unsur Intrinsik

 

Unsur intrinsik pada fabel dan cerpen juga menjadi salah satu perbedaan mendasar. Fabel memiliki unsur intrinsik berupa tokoh, ciri-ciri tokoh, penokohan, watak para tokoh, latar cerita, tema dan amanat yang mau disampaikan.

 

Sedangkan unsur intrinsik cerpen meliputi latar cerita, tema yang dibawakan, sudut pandang, penokohan, dan pesan atau amanat yang berusaha disampaikan.

 

Jika ditarik kesimpulan, fabel adalah karya sastra berupa prosa lama yang belum dipengaruhi sastra dan kebudayaan barat. Sedangkan cerpen adalah bentuk prosa baru karya sastra yang sudah dipengaruhi sastra dan kebudayaan barat.

 

Untuk perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada bagian tokoh yang diceritakan, watak tokoh, latar yang digunakan, peristiwa yang diceritakan, bahasa yang dipakai, unsur intrinsik dan lainnya.