Mengenal Hukum Investasi dan Pasar Modal di Indonesia

Mengenal Hukum Investasi dan Pasar Modal di Indonesia

Sebelum mulai berinvestasi, ketahuilah hukum investasi dan pasar modal di Indonesia. Sebagaimana diketahui bahwa dunia perinvestasian sedang berkembang pesat, termasuk di Indonesia. Investasi sendiri sudah legal serta telah diatur dalam undang-undang.

Dahulu, investasi hanya dilakukan dengan emas atau properti. Berbeda dengan zaman sekarang, investasi semakin banyak jenisnya. Oleh karena itu, hadirlah pasar modal berfungsi untuk menghubungkan investor serta sebagai pasar dagang.

Hukum investasi terbentuk dengan tujuan untuk mengatur serta mendorong meningkatnya pendanaan. Agar lebih aman dalam berinvestasi, memang harus memiliki pengetahuan tentang hukum investasi dan pasar modal.

Mengenal Pasar Modal Lebih Jelas

Pasar modal (capital market) merupakan tempat bertemunya perusahaan dan lembaga lainnya (seperti pemerintah) yang membutuhkan pendanaan dengan tujuan pengembangan usaha, ekspansi, atau tambahan modal kerja. Serta masyarakat yang ingin menginvestasikan dananya.

Sebelum membahas hukum investasi dan pasar modal, kami akan memberikan sejarah singkat tentang capital market. Pada tahun 1880 telah ada transaksi serupa dengan capital market.

Namun, transaksi pada saat itu tidak mempunyai catatan lengkap dikarenakan tidak mempunyai organisasi resmi. Untuk pertama kalinya Amsterdamse Effectenbueurs membuka bursa efek di Indonesia pada tahun 1912.

Bursa efek yang dibuka pada 14 desember 1912 itu berlokasi di Batavia (Jakarta). Alasan Pemerintah Belanda mendirikan bursa efek di Batavia, karena pada awal abad ke-19 terjadi pembangunan besar-besaran pada semua sektor perkebunan.

Tentu saja, pemerintah kolonial Belanda membutuhkan dana agar proses pembangunan dapat terselesaikan. Salah satu sumber pendapatan saat itu adalah tabungan dari orang Eropa dan  Belanda yang memiliki pendapatan di atas rata-rata.

Capital market memberi keuntungan bagi emiten (pihak yang melakukan penawaran umum). Emiten yang menawarkan saham untuk dijual kepada publik, mengikuti tata cara yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku dan investor.

Maka dari itu, Anda harus mempunyai pemahaman tentang hukum investasi dan pasar modal. Berikut ini kami sajikan manfaatnya.

  1. Manfaat Capital Market untuk Emiten
  2. Dana yang terkumpul berjumlah besar.
  3. Dana dapat langsung diterima pada akhir pasar perdana.
  4. Tidak ada kesepakatan, sehingga manajemen dapat lebih leluasa dalam mengelola dana maupun perusahaan.
  5. Meningkatnya citra perusahaan karena Solvabilitas perusahaan yang tinggi.
  6. Emiten tidak begitu tergantung pada Bank.
  7. Manfaat Capital Market untuk Investor
  8. Nilai investasi berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Kenaikan tersebut tercermin dari kenaikan harga saham, sehingga menghasilkan capital gain.
  9. Mendapatkan dividen bagi yang memiliki atau memegang saham serta suku bunga terus meningkat untuk pemegang obligasi.
  10. Kemampuan untuk berinvestasi dalam beberapa instrumen dengan resiko kecil.

Hukum Investasi dan Pasar Modal di Indonesia

Investasi juga pasar modal adalah sesuatu yang legal. Artinya sudah diatur oleh pemerintah dan undang-undang Indonesia. Agar tidak salah langkah, berikut ini kami sajikan penjelasanya.

  1. Hukum Investasi (permodalan)

Untuk mengetahui hukum investasi dan pasar modal, pertama Anda harus tahu tentang Hukum investasi. Hukum ini merupakan peraturan mengenai peluang dalam berinvestasi.

Hal ini untuk memastikan bahwa investasi dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat. Ada 4 asas hukum yang mengatur permodalan, yaitu:

  1. Asas Hukum Internasional, pasal 21 UU No. 25 Tahun 2007.
  2. Asas Ekonomi Perusahaan, Pasal 26 UU No. 25 Tahun 2007.
  3. Asas Demokrasi Ekonomi, Pasal 4 UU Penanaman Modal.
  4. Asas Manfaat.
  5. Hukum Pasar Modal (capital market)
Baca juga:  Robot Trading Forex Gratis Ini Cara Memilih yang Baik

Untuk mengetahui hukum investasi dan pasar modal, Anda juga harus mengetahui Hukum capital market. Hukum ini merupakan peraturan yang mengatur hubungan antara investor (pemilik uang) dan emiten atau perusahaan publik (membutuhkan uang).

 

Bursa efek adalah media yang mempertemukan keduanya. Hukum capital market diatur oleh Undang-undang No. 8 Tahun 1995 mengenai Market Capital (Pasar Modal). Di dalam UUPM ini terdapat 18 BAB dan 116 pasal.

  1. Hukum capital market didefinisikan sebagai kegiatan Penawaran Umum

Pasal 1 ayat (15) UUPM mengatakan bahwa kegiatan penawaran efek yang dilakukan dalam capital market adalah Emiten menjual efeknya kepada publik dengan tata cara yang diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya.

  1. Capital market dilindungi oleh OJK

Dalam Undang-undang No. 21 Tahun 2011 mengenai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan bagian dari struktur OJK mempunyai tugas utama menangani kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal.

Mekanisme Dalam Capital Market

Setelah mengetahui hukum investasi dan pasar modal, selanjutnya kami menyajikan bagaimana mekanisme yang terjadi dalam pasar modal tersebut. Semua orang pasti ingin menikmati masa tuanya dengan kehidupan yang nyaman dan sejahtera.

Semuanya bisa didapatkan dengan bekerja keras, menabung, serta berinvestasi. Salah satu media investasi adalah instrumen pasar modal. Sebenarnya capital market hampir sama dengan pasar tradisional, hanya saja capital market lebih terorganisir.

Capital market adalah market yang disiapkan untuk memperdagangkan saham, surat berharga, atau obligasi yang diterbitkan melalui jasa perantara pedagang efek. Capital market berfungsi sebagai penghubung antara investor dengan perusahaan atau lembaga negara.

Capital market memperdagangkan instrumen jangka panjang seperti obligasi, saham, dana investasi, maupun instrumen keuangan lainnya. Posisi capital market menjadi semakin penting dalam perekonomian modern.

Hal tersebut dipengaruhi oleh antusiasme ekonomi yang tercermin dari ramainya perdagangan di capital market. Sementara itu, minimnya perdagangan di capital market menunjukkan ekonomi yang lemah.

Berinvestasi di capital market tidak semudah menyimpan uang di bank atau celengan. Hal ini karena ada beberapa persyaratan yang menjadikannya sebagai mekanisme investasi di capital market. Selain itu, pengetahuan tentang hukum investasi dan pasar modal tidak kalah penting.