Mengapa Perlu Energi Alternatif dan Contoh Penggunaan

Mengapa perlu energi alternatif? Karena energi alternatif adalah energi yang bisa digunakan untuk mengganti bahan bakar konvensional. Energi alternatif ternyata memiliki banyak sumber energi dan jenisnya sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

 

Salah satu alasan kenapa energi alternatif mulai dilirik adalah energi alternatif bisa membantu kehidupan manusia tanpa menghasilkan dampak buruk pada lingkungan. Selengkapnya silahkan simak penjelasan berikut.

 

Pengertian Singkat Tentang Energi Alternatif

 

Energi alternatif merupakan sumber energi yang bisa menggantikan bahan bakar minyak (BBM), sebagai bahan bakar konvensional yang sering digunakan manusia selama puluhan tahun.

 

Menurut sumber Encyclopaedia Britannica (2015), dari abad 21 sekitar 80% energi yang sering digunakan manusia bersumber dari bahan bakar fosil. Dimana bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang diolah dari fosil-fosil makhluk hidup yang sudah mati dan telah terkubur sejak jutaan tahun lalu.

 

Alasan Mengapa Perlu Energi Alternatif

 

Energi alternatif sangat penting dan perlu dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Berikut alasan mengapa perlu energi alternatif harus hadir di bumi:

 

1. Dipakai Sebagai Pengganti dari Bahan Bakar Fosil

 

Bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang diproses atau dihasilkan dari fosil makhluk hidup yang telah mati dan terkubur dalam waktu yang lama di bawah tanah. Fosil tersebut nantinya akan membentuk beberapa lapisan menjadi minyak bumi, batu bara, dan gas alam.

 

Namun, bahan bakar fosil ini termasuk sumber energi yang tak terbarukan. Artinya, jumlah bahan bakar sangat terbatas di bumi dan bisa habis suatu saat nanti.

 

Makanya, dibutuhkan sumber energi yang lain atau disebut dengan energi alternatif. Dimana sumber energi alternatif lumayan melimpah di bumi. Contoh energi alternatif pengganti bahan bakar fosil adalah sinar matahari, hembusan angin, aliran air, panas bumi, dan lainnya.

 

2. Dapat Mengurangi Kerusakan Lingkungan

 

Ternyata pemakaian bahan bakar hidrokarbon yang sering dipakai bisa mengakibatkan kerusakan lingkungan karena emisi karbondioksida yang cukup tinggi. Semua bahan bakar fosil yang digunakan ternyata berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklan di bumi.

 

Dengan adanya energi alternatif, bisa mendapatkan sumber energi yang jauh lebih ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan polusi. Selain itu, bisa mengurangi pemakaian energi konvensional yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.

 

3. Mampu Mengatasi dan Mengurangi Global Warming

 

Bahan bakar fosil dilakukan dengan cara ekstraksi yaitu membuka lahan hutan dan menggantinya pakai tambang, padahal hutan merupakan paru-paru bumi yang perlu dijaga.

 

Bahkan pembakaran yang dilakukan untuk bahan bakar fosil bisa menghasilkan gas beracun. Masyarakat luas mengenal gas ini dengan nama gas rumah kaca.

 

Dimana gas rumah kaca ini bisa membuat peningkatan suhu di bumi menjadi semakin panas. Suhu yang terlalu panas juga akan berakibat pada mencairnya es di kutub dan membuat permukaan laut jadi naik.

 

Makanya disarankan untuk menghentikan atau mengurangi pemakaian bahan bakar fosil, untuk mencegah adanya pemanasan global. Lalu, segera beralih ke energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan tidak akan menghasilkan gas rumah kaca.

 

4. Sumber Energi yang Berlimpah

 

Sumber energi bahan bakar fosil dan sumber energi alternatif jauh berbeda. Energi alternatif seperti energi listrik dihasilkan dari tenaga surya yang melimpah. Beruntung Indonesia adalah negara tropis sehingga sumber sinar matahari di Indonesia lebih mudah ditemukan dalam jangka waktu yang lama.

 

5. Energi Alternatif Selalu Ada

 

Sumber energi alternatif selalu ada, jadi jangan khawatir energi alternatif akan habis, itulah mengapa perlu energi alternatif. Contohnya tenaga surya. Selama sinar matahari masih ada dan masih bersinar terang, maka energi alternatif tenaga surya selalu bisa dimanfaatkan.

Baca juga:  1 RU Berapa Meter Persegi, Begini Perhitungan dan Sejarahnya

 

6. Energi Alternatif Jauh Lebih Hemat

 

Dengan bantuan energi alternatif dapat mengatasi tagihan listrik yang membengkak. Energi alternatif ini bisa membantu untuk menghemat tagihan listrik.

 

7. Energi Alternatif Cukup Baik untuk Iklim

 

Terakhir, jika pemakaian bahan bakar minyak dari fosil membuat perubahan iklan di dunia jadi ekstrim. Dengan adanya energi alternatif, dipercaya bisa menekan dampak dari perubahan iklim tersebut.

 

Contoh Penggunaan dari Energi Alternatif

 

Menurut situs Edfenergy.com dan sumber lainnya, contoh penggunaan energi alternatif yang ramah lingkungan dibagi menjadi beberapa, yaitu:

 

1. Energi Matahari

 

Matahari merupakan bintang yang menjadi titik perputaran sebuah planet dalam sistem tata surya. Matahari berperan penting untuk mendukung kehidupan para manusia di bumi.

 

Cahaya dari matahari termasuk ke dalam sumber energi alternatif dan sudah lumayan banyak digunakan oleh manusia. Pemanfaatan cahaya matahari dilakukan dengan memakai alat panel surya.

 

Ketersediaan sinar matahari untuk energi alternatif sangatlah berlimpah. Bahkan, beberapa peneliti beranggapan jika jumlah energi matahari yang sampai ke permukaan bumi lebih banyak dari jumlah kebutuhan energi planet selama satu tahun.

 

Kebetulan negara Indonesia menjadi salah satu negara yang berpotensi memakai sumber alternatif dari matahari. Hal ini disebabkan karena faktor cuaca dan jumlah kebutuhan energi matahari yang bervariasi.

 

Namun perlu dicatat, walaupun energi matahari terlihat bersih tapi masih ada dampak buruk yang dihasilkan matahari pada lingkungan. Penyebabnya adalah bahan yang digunakan oleh teknologi panel surya.

 

8. Energi Angin

 

Angin menjadi sumber kedua untuk energi alternatif yang cukup bersih. Karena pemakaian hembusan angin untuk pembangkit listrik tidak akan menghasilkan emisi atau polusi.

 

Walaupun energi angin lebih baik dari energi fosil, pemanfaatan energi angin ternyata masih kurang maksimal.

 

Bahkan di Indonesia sendiri jumlah pembangkit listrik pakai tenaga angin masih sedikit. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di daerah Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memakai energi angin untuk pembangkit listrik.

 

9. Energi Hidro

 

Energi hidro disebut dengan tenaga air, digunakan sebagai tenaga pembangkit listrik selain panel surya dan energi angin.

 

Caranya pemakaiannya dengan membuat bendungan, lalu reservoir besar digunakan untuk membuat sebuah aliran air terkontrol yang berfungsi untuk menggerakkan turbin. Nantinya turbin ini akan menghasilkan listrik.

 

Konsep berikutnya yang digunakan untuk memanfaatkan tenaga air adalah memakai arus pasang surut agar generator turbin dapat bergerak dan menghasilkan listrik.

 

10. Energi Biomassa

 

Pemakaian energi biomassa menjadi solusi untuk pengelolaan limbah organik yang dihasilkan dari sektor industri, pertanian, dan domestik. Energi biomassa ini bisa menghasilkan sebuah listrik dengan biaya yang cukup rendah namun tetap ramah lingkungan.

 

Energi biomassa dilakukan dengan mengkonversi bahan bakar padat yang dihasilkan dari tanaman untuk dijadikan tenaga listrik. Proses pembuatannya dengan menggunakan pembakaran bahan organik.

 

Kesimpulannya, energi alternatif adalah sumber tenaga terbaru yang cukup penting dan bermanfaat untuk kehidupan manusia jika dilakukan dengan cara yang benar dan tepat. Selain itu, energi alternatif bisa dijadikan solusi untuk mengganti pemakaian energi fosil yang bisa merusak lingkungan.

 

Bahkan dengan memakai energi alternatif bisa membantu untuk menjaga kesehatan bumi dan lingkungan sekitar. Itulah mengapa perlu energi alternatif dalam kehidupan manusia di muka bumi.