Makanan yang kita makan mengandung energi

Makanan yang Kita Makan Mengandung Energi Kimia, Ini Penjelasannya

Energi manusia salah satunya didapatkan dari asupan makanan. Dimana setiap makanan yang masuk dalam sistem pencernaan akan diproses dan diubah jadi energi. Makanan yang kita makan mengandung energi yang akan digunakan pada aktivitas sehari-hari.

Tanpa energi dalam tubuh maka akan terasa lemas, pusing, bahkan lebih parahnya lagi bisa sampai tidak sadarkan diri. Lalu bentuk energi apa yang bisa digunakan untuk menopang berbagai aktivitas dan bisa menghindari kemungkinan buruk tersebut?

Makanan yang Kita Makan Mengandung Energi Kimia

Energi merupakan elemen yang dapat diubah menjadi elemen lain. Seperti pada makanan sebagai sumber energi yang bisa diubah menjadi energi tubuh. Namun, jenis energi apa yang terkandung dalam makanan sehari hari?

Perlu dipahami, makanan yang dikonsumsi mengandung energi kimia. Pasalnya, setiap makanan yang dikonsumsi (sebagai sumber energi) nantinya akan diserap nutrisinya dan diubah menjadi bentuk energi dalam tubuh.

Contohnya nasi yang dimakan mengandung karbohidrat yang ternyata merupakan senyawa kimia dengan susunan unsur karbon (C) yang banyak. Semua makanan dengan kandungannya masing-masing menyimpan elemen kimia yang nantinya dikonversi menjadi energi.

Sebagai sumber energi kimia, makanan yang diserap sari patinya akan melewati proses pencernaan tertentu dan pengalihan bentuk. Atas proses reaksi kimia tertentu, nantinya energi akan tercipta di dalam tubuh, baik bisa langsung dipakai maupun disimpan dalam bentuk lemak.

Makanan yang ideal bagi seseorang tentu saja akan dimaksimalkan menjadi sumber energi tanpa residu yang banyak. Sekalipun nantinya makanan bermuara menjadi lemak, elemen tubuh tersebut tetap mengandung unsur kimia berupa H, C, dan O.

Namun, ada kalanya energi habis digunakan oleh tubuh dan perlu melakukan ‘isi ulang’ energi dengan mendapatkan glukosa dari makanan. Memakan makanan dengan isi piring yang seimbang tidak hanya jadi kunci ketersediaan energi tapi juga jadi kunci tubuh yang sehat.

Kandungan Makanan, Fungsi, dan Contoh Makanannya

Rumus Net Present Value atau NPV umumnya memiliki dua bentuk yang bisa digunakan untuk kasus yang berbeda beda. Menyesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kasus masing-masing, berikut bentuk dari rumus Net Present Value.

1. Karbohidrat

Pada dasarnya kandungan satu ini jadi kandungan makanan yang paling banyak digunakan untuk membuat energi. Dengan unsur karbon di dalamnya karbohidrat nantinya akan lewat proses ‘pembakaran’ hingga bisa digunakan sebagai sumber energi.

Karenanya fungsinya sebagai penyokong energi dalam tubuh, maka makanan dengan kandungan karbohidrat sangat amat diperlukan. Tidak heran bila di pagi hari seseorang lebih dianjurkan untuk makan sarapan terlebih dulu, setidaknya untuk mendapatkan zat glukosa.

Makanan yang kita makan mengandung energi kimia juga bersumber dari sini. Makan sumber karbo di antaranya biji-bijian (termasuk beras yang menjadi nasi), jagung, roti, gandum, umbi, quinoa, dll. Namun, perlu diperhatikan memakan karbohidrat terlalu banyak bisa berdampak ngantuk.

2. Protein

Kandungan protein merupakan kandungan makanan yang berfungsi sebagai zat pembangun tubuh. Artinya zat dalam protein bisa menopang perkembangan dan pembangunan sel tubuh, hormon, bahkan menopang produksi enzim.

Karenanya banyak produk susu protein yang dipasarkan untuk tidak hanya menambah berat badan tapi juga untuk menambah massa otot. Dengan rutin mengkonsumsi suplemen seperti ini, memang bisa berdampak pada pertumbuhan tubuh lebih cepat.

Makanan yang mengandung zat ini di antaranya keju, brokoli, telur, dada ayam, daging ikan, udang, dan lainnya. Sementara minuman yang mengandung zat protein diantaranya susu, yoghurt, milk oat, dan lainnya.

3. Lemak

Umumnya makanan yang kita makan setiap hari mengandung energi lemak. Apalagi bila makanan yang dikonsumsi selalu diproses melalui teknik penggorengan. Tapi di samping makanan yang digoreng, lemak juga bisa didapatkan dari sumber alami hewani maupun nabati.

Baca juga:  Berikut yang Termasuk Contoh Software Adalah dan Jenisnya

Kandungan lemak atau nantinya bisa disebut dengan lipid, juga berperan sebagai cadangan energi selain karbohidrat. Dan faktanya kandungan satu ini jadi kandungan yang paling mudah untuk didapatkan.

Banyak makanan dengan kandungan lemak yang aman dikonsumsi secara berkala diantaranya alpukat, keju, minyak ikan, minyak zaitun, VCO (Virgin Coconut Oil), mentega, hingga jenis makanan atau minuman lainnya.

4. Serat

Serat jadi kandungan dalam makanan yang tidak kalah penting untuk dikonsumsi setiap hari. Biasanya konsumsi sumber makanan utama seperti karbohidrat dan protein akan diimbangi dengan serat.

Serat berfungsi sebagai pembersih usus, membantu mengoptimalkan sistem pencernaan tubuh, mengontrol kadar gula dalam darah, jadi makanan bagi bakteri baik dalam usus, hingga menghindari manusia dari kemungkinan konstipasi.

Kandungan makanan jenis ini bisa didapatkan dari berbagai jenis buah-buahan dengan konsentrasi air tinggi dan sayuran. Namun, serat juga bisa didapatkan dari beras merah, beras hitam, gandum, dan makanan alami lainnya.

5. Mineral

Mineral merupakan kandungan yang bisa didapatkan dari berbagai sumber termasuk makanan. Walaupun identik dengan air, mineral bisa ditemukan di berbagai jenis kacang-kacangan, biji-bijian hingga sayur berklorofil.

Jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh juga beragam meliputi mangan, seng, yodium, tembaga, fluoride, kobalt, selenium dan magnesium. Fungsi makanan yang kita makan mengandung energi dari mineral ini salah satunya yakni membantu prosedur metabolisme dalam tubuh.

Tidak hanya itu, mineral juga banyak digunakan oleh sel tubuh sebagai sumber energi utama untuk kerjanya enzim dalam tubuh. Namun, perlu juga diperhatikan setiap orang memiliki tingkat kebutuhan mineral yang berbeda beda.

6. Vitamin

Dalam makanan juga terdapat kandungan vitamin. Berbeda jenis makanan yang dikonsumsi maka akan berbeda pula vitamin yang dikandungnya. Vitamin sendiri merupakan nutrisi pelengkap yang diperlukan tubuh dengan fungsi menunjang kinerja metabolisme tubuh.

Vitamin merupakan nutrisi organik yang bisa dengan mudah larut di dalam lemak dan air. Karenanya vitamin yang dikonsumsi secara berkala dengan jumlah yang tepat justru bisa membuat tubuh lebih sehat tanpa efek samping yang keras.

Umumnya vitamin akan lebih banyak terkandung dalam buah-buahan dan sayuran. Namun, ternyata biji-bijian juga memiliki kandungan vitamin dengan skala tertentu. Tapi bila memang dibutuhkan dalam jumlah tertentu, vitamin kimia bisa dikonsumsi dengan resep dokter.

7. Air

Terakhir, kandungan yang ada hampir di setiap jenis makanan alami adalah air. Makanan dengan kandungan air yang kaya dapat membantu menyokong kebutuhan cairan tubuh manusia setiap harinya.

Menghidrasi tubuh perlu dilakukan tidak hanya di saat haus, tapi juga perlu dilakukan secara berkala. Dengan tubuh terhidrasi tidak hanya mengembalikan semangat beraktivitas tapi juga jadi penunjang bekerjanya sel otak.

Makanan yang mengandung air cukup banyak. Mulai dari buah semangka, melon, blewah, jeruk, dan lainnya bisa dikonsumsi berkala. Untuk sayuran bisa memilih seledri, selada, paprika, tomat, kubis hingga sayur sawi putih.

 

Makanan yang kita makan mengandung energi kimia dengan konsentrasi tertentu. Energi macam ini bisa didapatkan dengan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Memperhitungkan jumlah asupan sesuai kebutuhan bisa jadi langkah awal untuk mendapat energi konstan setiap harinya.