Kisaran Biaya Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Kisaran Biaya Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Banyak orang yang belum mengetahui biaya investasi pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS atap. Bahkan banyak yang tidak menyadari bahwa PLTS mempunyai potensi menjadi sebuah investasi menjanjikan.

 

Bila melihat keadaan sekarang, batu bara mulai langka. Semakin lama harganya akan mengalami kenaikan yang membuat beban pengeluaran ikut meningkat. Naiknya harga listrik, untuk lingkup rumah tangga saja terasa begitu memberatkan, apalagi skala besar, seperti pabrik.

 

Permasalahan seperti ini, bisa diminimalisir dengan peralihan memakai energi matahari. Hanya dengan memasang panel surya bagian atap bangunan, energi listrik bisa diperoleh. Mengenai biaya investasi PLTS atap, akan dibahas pada penjelasan berikut.

 

Beragam Manfaat Pembangkit Listrik Tenaga Surya Bisa Diperoleh

 

Sebelum mengetahui biaya investasi pembangkit listrik tenaga surya atap, pahami terlebih dahulu manfaatnya. Manfaat inilah yang membuat jenis pembangkit ini direkomendasikan untuk dijadikan alternatif batu bara, di antaranya:

 

  1. Ramah Lingkungan

 

Manfaat pertama, lebih ramah terhadap lingkungan karena bersumber pada panas matahari. Hal ini akan membuat ekosistem bumi menjadi lebih terjaga karena terhindar dari polusi.

 

Ketika menggunakan panas matahari, Anda tidak perlu khawatir mengalami sumber habis. Sangat berbeda dengan metode konvensional, di mana bahan bakarnya memakai batu bara yang menimbulkan polusi udara. Selain itu, bila dipakai terus-menerus bisa habis.

 

  1. Menghasilkan Energi Listrik

 

PLTS menghasilkan energi listrik yang memberikan banyak manfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari. Banyak perangkat sehari-hari yang memerlukan sumber daya untuk pengoperasiannya.

 

Seperti charger smartphone atau laptop, kulkas, AC, rice cooker, setrika, blender dan masih banyak lagi lainnya. Bahkan biaya investasi pembangkit listrik tenaga surya ini bisa dikatakan terjangkau untuk jangka waktu yang panjang.

 

Adanya PLTS, mampu mengolah foton yang dihasilkan matahari menjadi energi listrik. Hasil pengolahan inilah yang nantinya bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

  1. Pemakaian Daya Bisa di Monitoring

 

Bila memakai PLN, besar pemakaian daya yang dipakai tidak diketahui. Sedangkan PLTS, seluruh produksi listrik serta daya yang dikeluarkan bisa diawasi atau dimonitoring setiap harinya memakai aplikasi khusus. Jadi, tagihan bulanan yang harus dibayar bisa dilihat.

 

  1. Bisa Mengurangi Biaya Pemakaian Daya Harian

 

Manfaat terakhir yang paling terasa yaitu bisa mengurangi biaya pemakaian daya harian. Jadi, tagihan PLN menjadi lebih hemat karena sudah menggunakan alternatif lainnya yaitu PLTS.

 

Mengenal Sekilas Tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap

 

Sangat penting memahami sekilas tentang PLTS atap sebelum memahami biaya investasi pembangkit listrik yang harus dikeluarkan. Sebelumnya sudah sedikit disinggung bahwa PLTS ini dipasang panel surya pada bagian atapnya.

 

Penggunaan bukan hanya dalam skala rumah tangga saja, tapi juga gedung komersial atau industri. Dibandingkan jenis PLTS lain, varian ini direkomendasikan karena atap merupakan area strategis untuk menangkap banyak panas matahari.

 

Nantinya panas matahari akan ditangkap oleh panel surya yang sudah dipasang di atap, lalu dikonversi menjadi energi listrik. Panel surya mempunyai jenis beragam, ada 1 kWp, 2 kWp, 4 kWp atau lain-lain, tergantung penawaran pihak penyedia produk.

 

Dengan 1 kWp pemakaian panel surya, bisa mengurangi emisi CO2 sejumlah 9 ton pada setiap tahunnya. Hal ini menandakan panel surya lebih ramah lingkungan dan secara otomatis efek pemanasan global dapat dikurangi.

 

Dengan biaya investasi pembangkit listrik relatif hemat sekaligus lebih ramah lingkungan, implementasinya cocok untuk dunia industri. Seperti kita tahu bahwa industri, gedung komersial serta pabrik memerlukan lingkungan yang terjaga dengan baik.

Baca juga:  Trading Forex Halal atau Haram di Indonesia

 

Dampaknya sangat signifikan terhadap kenyamanan penghuni bangunan. Melalui PLTS, setidaknya polusi udara bisa diminimalisir. Walaupun mungkin tetap memerlukan listrik PLN, dengan penambahan energi alternatif panel surya, menjadi lebih hemat.

 

Pada siang hari Anda bisa menggunakan panel surya untuk konsumsi daya listrik. Kemudian pada malam hari barulah memakai daya PLN. Metode seperti cukup efektif diterapkan bagi Anda yang ingin menghemat daya PLN dan tertarik melakukan investasi PLTS atap.

 

Inilah Kisaran Biaya Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

 

Penggunaan energi matahari bisa mengurangi biaya pengeluaran hingga mencapai persentase 30%. Sumber energi bisa diperoleh secara gratis, Anda hanya perlu membeli perangkatnya. Biaya produksi serta distribusinya tergolong terjangkau.

 

Selain biaya investasi pembangkit listrik yang terjangkau, melalui metode ini, Anda sudah tidak perlu khawatir bila kelak di kemudian hari cadangan batu bara habis. Inilah yang membuat PLTS atap menjadi investasi menguntungkan di masa mendatang.

 

Ketika situasi buruk tersebut benar-benar terjadi, Anda sudah mempunyai pembangkit listrik secara mandiri. Tandanya, Anda sudah jauh melangkah lebih cepat 20 tahun. Pada bulan Juni 2022 lalu, dibahas mengenai perlunya menghitung biaya pemasangan PLTS atap.

 

Sebab, pemasangan PLTS merupakan sebuah investasi untuk jangka waktu yang panjang, yaitu 10 hingga 15 tahun lamanya. Tujuannya tidak lain untuk membandingkan antara tarif pemasangan PLTS atap dengan pembayaran listrik PLN.

 

Bila dibandingkan 5 tahun lalu, tarif PLTS atap sekarang ini bisa dikatakan lebih terjangkau. Jadi, tidak memberatkan pihak pengembang serta penggunanya. Kisaran biaya investasi pembangkit listrik tenaga surya 5 tahun lalu yaitu sekitar 24 juta untuk setiap kWp.

 

Sedangkan sekarang ini, kisaran rata-rata harganya 15 juta saja untuk setiap kWp. Pengeluaran budget dan daya bagi pengguna PLTS atap dapat diketahui lewat penghitungan selama jangka waktu tertentu.

 

Bila developer tertarik memasang PLTS atap di area perumahan, bisa mengajukan permohonan sesuai dengan aturan berlaku. Mengenai hal ini sudah diatur pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 yang dikeluarkan pada tahun 2021.

 

Supaya lebih jelas mengenai tata cara memasang PLTS atap sebagai upaya investasi sumber daya listrik di masa mendatang, Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada pihak penyedianya. Kemudian tanyakan biaya investasi pembangkit listrik yang perlu dipersiapkan.