Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham yang Wajib Diketahui

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham yang Wajib Diketahui

Sebelum terjun langsung, pastikan Anda sudah mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian investasi saham. Anda juga perlu mengetahui apa saja karakteristik dari instrumen saham itu sendiri dibanding instrumen investasi lain.

Sebagai salah satu pilihan investasi di era modern, saham memang cukup menarik untuk dipilih. Pasalnya, instrumen ini menjanjikan tingkat return tinggi apabila dikelola dengan baik.

Meski begitu, Anda juga harus tahu jika risiko kerugian dari instrumen ini sama besarnya dengan potensi keuntungannya. Itulah kenapa manajemen investasi sangat diperlukan untuk mengelola instrumen ini.

Mengapa Memilih Saham sebagai Instrumen Investasi?

Saham atau efek adalah salah satu surat berharga yang diterbitkan perusahaan untuk mencari tambahan modal dari investor. Dengan memiliki sejumlah efek dari suatu perusahaan, sama saja kita memiliki perusahaan bersangkutan.

Porsi kepemilikannya akan ditentukan dari banyaknya jumlah lembar efek yang kita beli. Agar bisa menjadi shareholder mayoritas, setidaknya investor harus mengumpulkan lebih dari 50 persen kepemilikan efek.

Dengan porsi tersebut, shareholder mayoritas memiliki hak suara paling tinggi dalam menentukan keputusan perusahaan. Hal itu biasanya akan tercermin ketika dilangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

Seperti pembahasan di atas, investasi saham tidak hanya memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Surat berharga ini juga memiliki risiko kerugian yang sama tingginya. Keduanya akan dijelaskan di bawah ini:

  1. Keuntungan Investasi Saham

Berikut ini beberapa keuntungan dari investasi saham yang penting Anda ketahui :

  • Mendapatkan Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan dari selisih penjualan efek dikurangi harga pembeliannya. Harga efek sendiri akan terus mengalami perubahan setiap waktu. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh investor untuk mendapatkan profit.

Investasi semacam ini biasa disebut dengan trading. Para trader nantinya akan membeli efek dengan harga rendah, tetapi memiliki potensi kenaikan pada periode berikutnya. Investasi ini juga disebut dengan short-term investment.

  • Dividen

Jika capital gain cenderung dimanfaatkan oleh para investor jangka pendek, maka dviden merupakan keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor jangka panjang, yaitu berupa persentase keuntungan yang dibagikan perusahaan.

Pembayaran dividen sendiri akan dilakukan pada akhir periode keuangan. Umumnya, pembayaran tersebut akan dilakukan satu tahun sekali, namun tidak sedikit yang membayar dua kali dalam setahun.

  • Investasi yang Likuid

Instrumen satu ini merupakan suatu jenis investasi yang likuid. Artinya, Anda sebagai shareholder bisa dengan mudah mencairkannya menjadi uang jika memang sedang membutuhkan.

Hal ini berbeda dengan penanaman modal di bidang properti yang terkadang sulit untuk bisa terjual di pasaran. Inilah salah satu keuntungan dan kerugian investasi saham yang perlu Anda tahu.

  1. Kerugian Investasi Saham

Setelah mengetahui tentang keuntungannya, kemudian ketahui juga beberapa kerugian dari investasi ini. Simak berikut ini.

  • Risiko Kerugian Tinggi (Capital Loss)

Seperti penjelasan di awal, instrumen ini memiliki tingkat risiko kerugian yang sama tingginya dengan potensi keuntungannya. Jika tidak dikelola dengan baik, tentu kita bisa dengan mudah kehilangan banyak modal.

Potensi kerugian tersebut bisa datang dari penurunan harga atau biasa disebut capital loss. Itulah kenapa, keuntungan dan kerugian investasi saham terkait tingkat risiko ini memang benar-benar harus diperhatikan.

  • Risiko Likuiditas

Jika salah dalam menilai perusahaan, seorang investor bisa jadi mengalami risiko likuiditas. Kondisi ini terjadi ketika emiten mengalami kebangkrutan dan gagal memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Baca juga:  Ketahui Fatwa MUI Tentang Trading Forex Berikut Ini

Sebagai investor, keuntungan dan kerugian investasi saham dalam hal ini juga sangat penting untuk diperhitungkan. Pastikan stock yang Anda beli berasal dari perusahaan dengan fundamental sehat.

  • Delisting

Keuntungan dan kerugian investasi saham selanjutnya yang perlu Anda tahu adalah adanya potensi delisting oleh pihak Bursa Efek Indonesia. Jika ini terjadi, maka efek bersangkutan tidak bisa lagi diperdagangkan.

Hal ini biasanya disebabkan oleh emiten penerbit yang melakukan pelanggaran atau mengalami kebangkrutan. Dampaknya bagi investor tentu saja bisa mengalami kehilangan modal yang telah disetorkan sebelumnya.

Cara Mengelola Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

Sebagai investor, Anda bisa melakukan pengelolaan saham sehingga bisa memberikan tingkat keuntungan optimal atau setidaknya mengurangi potensi risiko kerugiannya. Beberapa pengelolaan tersebut meliputi:

  1. Melakukan Diversifikasi

Diversifikasi adalah bentuk manajemen risiko investasi dengan mengalokasikan dana pada instrumen berbeda. Alih-alih menempatkan semua dana investasi ke saham, Anda sebaiknya mengalokasikan sebagian dana ke instrumen yang lebih aman.

Jika Anda memiliki uang 100 juta, maka alokasi yang bisa dilakukan adalah 35% saham, 35% obligasi, dan 30% sisanya untuk reksadana. Persentase ini tentu bisa disesuaikan dengan profil risiko Anda.

  1. Hindari Saham Gorengan

Saham gorengan adalah suatu efek yang dimanfaatkan oleh investor bermodal besar untuk meraih keuntungan sesaat. Dengan kekuatan modal, investor bersangkutan bisa dengan mudah mempengaruhi harga stock yang dibelinya.

Korbannya tentu saja mereka yang tergiur untuk membeli stock gorengan tersebut. Untuk itu, hindari stock dengan tingkat kenaikan harga tidak wajar karena bisa saja stock tersebut hanya “digoreng”.

  1. Menerapkan TP dan CL

Cara mengelola keuntungan dan kerugian investasi saham selanjutnya adalah dengan menerapkan Take Profit (TP) dan Cut Loss (CL). Cara ini dilakukan untuk para pencari capital gain dari stock yang dibelinya.

Dengan menetapkan kedua hal di atas, maka Anda bisa dengan cepat merealisasikan keuntungan dan dengan cepat pula memutus kerugian. Dengan begitu, risiko rugi dalam jumlah besar bisa dihindari.

Instrumen saham sejatinya bisa menjadi pilihan investasi yang menjanjikan di kemudian hari. Meski begitu, pastikan Anda sudah mengenali keuntungan dan kerugian investasi saham terlebih dahulu sebelum mulai menyetorkan modal.