Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi yang Harus Diketahui

Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi yang Harus Diketahui

Kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK) adalah hal wajib diketahui oleh para investor di bidang industri.

Program dari pemerintah ini telah diluncurkan semenjak tahun 2016 adalah salah satu cara dalam memajukan investasi dan pengurusan usaha di Indonesia.

Ada beberapa hal perlu dipahami dari KLIK ini agar para calon investor dan pemangku kebijakan dapat memanfaatkannya sebaik mungkin.

Mengenal Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi

Program ini dibentuk oleh BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) tahun 2016. KLIK ini merupakan suatu fasilitas dalam memberikan kemudahan bagi para investor untuk bisa melakukan persiapan dalam usahanya berupa pembangunan konstruksi begitu telah mendapatkan izin prinsip.

Persiapan dapat dilakukan meskipun beberapa izin lainnya belum diterima, seperti Izin Mendirikan Bangunan, Izin Lingkungan seperti AMDAL, UKL/UPL, hingga izin dari pelaksanaan daerah.

Sehingga saat mulai membangun konstruksi di pabrik, pelaku investasi dapat mengurus izin-izin berlaku di daerah berdirinya konstruksi tersebut. Sehingga pengurusan izin tetap menjadi kewajiban para investor.

Izin-izin yang masih diurus tersebut harus selesai sebelum semua pembangunan konstruksi telah selesai. Apabila pembangunan dan izin telah selesai diurus, barulah para investor diperkenankan untuk berbisnis dan mulai mengadakan kegiatan produksi.

Landasan Hukum Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi

Karena dibuat oleh lembaga resmi pemerintah, tentu ada landasan hukum dalam mendukung program ini.

KLIK adalah implementasi dari pelaksanaan PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 45 Tahun 2008 mengenai Pedoman Pemberian Insentif dan Pembagian Kemudahan Penanaman Modal Daerah.

Lalu pada tahun  2019, ada peraturan baru untuk menjadi pelengkap peraturan di atas. PP No. 45 Tahun 2019 berisikan tentang pengurangan, keringanan, atau pembebasan pajak daerah beserta pengurangan, pembebasan, dan keringanan retribusi daerah.

Fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi

Beberapa fasilitas KLIK ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua investor. Fasilitas tersebut antara lain:

  1. Tidak Ada Jumlah Minimal

Tidak ada batas minimum investasi yang ditetapkan kepada para investor. Baik itu terkait dengan nominal investasi ataupun jumlah tenaga kerja saat proses pengerjaan.

  1. Tersedianya di Kawasan Industri yang Dipilih

Persiapan pembangunan dengan menggunakan KLIK akan selalu tersedia pada kawasan industri yang telah menerapkannya.

  1. Izin Kegiatan Konstruksi Diperoleh Paralel

Seperti penjelasan sebelumnya, selagi dalam tahap pembangunan konstruksi, maka para investor juga bisa sekaligus sambil melakukan pengurusan izin.

Syarat dalam Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi

Ada beberapa hal harus dipastikan dalam implementasi KLIK oleh kawasan industri, di antaranya yaitu:

  1. Memastikan Lahan

Pemilik kawasan industri atau investor harus memastikan bahwa lahan yang tersedia atau lokasi pembangunan merupakan tempat bersih. Bersih maksudnya tidak ada lagi sangkutan dengan pihak lain.

Hal tersebut harus dipastikan sejak awal agar tidak terjadi sengketa lahan di masa mendatang. Jika terjadi sengketa, maka banyak hal akan terganggu bahkan terbengkalai.

  1. Menyampaikan Laporan

Kawasan industri harus menyampaikan atau menyerahkan laporan proyek mereka, di mana proyek tersebut memang memanfaatkan program kemudahan investasi langsung konstruksi ini.

Laporan tersebut dijelaskan saat ada pertemuan secara berkala kawasan industri dengan BKPM, daerah, hingga kepolisian dan kejaksaan.

  1. Memberikan Informasi dan Data

Kawasan industri juga harus memberikan data serta informasi untuk penyusunan I-Pro atau daftar proyek prioritas kepada BKPM. Pemberian data tersebut menunjukkan jika kawasan industri memang ingin bekerja sama dengan baik.

  1. Memfasilitasi Para Investor
Baca juga:  Cara Trading Forex Gratis Modal Tanpa Deposit 2022 dapat Untung

Hal-hal perlu diurus oleh investor seperti mengurus perizinan ataupun non perizinan yang berkaitan dengan konstruksi harus dibantu oleh kawasan industri sebagai fasilitator.

  1. Ikut Menyusun SOP (Standard Operating Procedure)

Kawasan industri harus ikut secara aktif ketika adanya penyusunan SOP yang dilakukan bersama dengan pemerintah daerah (Pemda) dan BKPM. Penyusunan SOP ini dapat membantu proses kemudahan investasi langsung konstruksi dapat berjalan dengan semestinya.

Manfaat Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi

Hingga saat ini BKPM masih terus melakukan pengkoordinasisan dengan lembaga, pemerintah daerah, hingga kementerian terkait dalam mengembangkan program KLIK sehingga lebih banyak investor mendapat keuntungan.

Hal ini perlu dikembangkan karena banyak pihak telah merasakan manfaatnya. Manfaat paling besar dirasakan oleh daerah adalah program kemudahan investasi langsung konstruksi dapat memangkas proses atau waktu konstruksi dalam merealisasikan proses investasi tersebut.

Daerah Atau Kawasan yang Menerima Program KLIK

Hingga sekarang total wilayah atau kawasan industri yang menjadi lokasi dalam pengimplementasian KLIK adalah sebanyak 47 kawasan.

Total wilayah yang tersedia dari semua kawasan adalah sekitar 14.996, 85 hektar. Lokasinya juga cukup tersebar di beberapa wilayah Indonesia, yaitu sebanyak 12 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Provinsi penerima program ini antara lain Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), Kepulauan Riau (Kepri), DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), DIY, Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Kalimantan Timur (Kaltim).

Sementara itu kabupaten atau kota penerima program antara lain Padang Pariaman, Deli Serdang, Bintan, Dumai, Batam, Siak, Bekasi, Cilegon, Sumedang, Purwakarta, Bogor, Karawang, Tangerang, Serang, Kendal, Demak, Tuban, Sidoarjo, Banten, dan Gresik.

Lalu kabupaten atau kota lainnya adalah Semarang, Makassar, Bantaeng, Bantul, dan Balikpapan.

Semakin banyaknya lokasi tersebut adalah untuk menjawab tantangan dari industri modern 4.0 agar sektor industri dapat semakin berkembang dengan pesat dan secara strategis. Beberapa industri yang didukung seperti dalam bidang ekspor, tekonologi, gaya hidup, dan lainnya.

Karena adanya program tersebut, maka para calon investor yang akan berinvestasi di Indonesia tidak perlu mengkhawatirkan mengenai proses tunggu. Karena waktu dalam mengurus lebih cepat dan ada beberapa kemudahan yang ditawarkan.

Tidak hanya mudah dalam berinvestasi, kemudahan investasi langsung konstruksi juga membantu mewujudkan program-program pemerintah dalam berinvestasi.