Kata ansambel berasal dari bahasa

Kata Ansambel Berasal dari Bahasa Apa? Ini Jawabannya

Kata ansambel berasal dari bahasa Perancis. Walaupun jauh-jauh berasal dari akar kata bahasa Perancis, istilah yang lekat dengan dunia musik ini sering diucapkan dengan pelafalan ensembel oleh orang Indonesia.

Istilah ini memiliki makna tersendiri yang masih jarang diketahui oleh orang banyak. Sementara penggunaannya sudah cukup sering didengar apalagi bila berkaitan dengan pagelaran musik tertentu.

Definisi Kata Ansambel Berasal dari Bahasa Perancis

Lekat dengan dunia musik, istilah ansambel diambil dari bahasa Perancis yang berarti rombongan musik atau rombongan pentas. Istilah ini awalnya umum didengar di daratan Eropa hingga sampai di tanah Asia termasuk Indonesia.

Sedangkan menurut ahli musik ansambel berarti kelompok musik. Kelompok musik ini terdiri dari banyak jenis pemain musik dengan alat musik yang berbeda beda dan bisa bermain dengan suara musik harmonis.

Sejarah mengatakan ansambel dulunya berangkat dari musik kamar atau Chamber Music yang terkenal di Inggris pada zaman musik barok di abad 17 hingga 18. Dulu ansambel hanya diisi dengan pemain musik tiup saja, tapi tentunya musik tiup yang dimainkan berbeda-beda.

Permainan musik ini terus dilakukan dalam satu ruang yang sempit saja. Hingga pada pertengahan abad ke 18 ansambel mulai dipentaskan pada ruang yang cukup besar. Tidak hanya itu pendengarnya juga cukup banyak.

Musik yang dimainkan oleh grup ansambel cukup beragam. Untuk menciptakan suara musik yang harmonis dan merdu didalamnya ditetapkan pembagian kelompok musik yang terdiri dari alat musik ritmis, musik harmonis, dan musik melodis.

Pembagian Jenis Musik Ansambel

Dalam dunia musik ansambel dibagi menjadi dua kategori umum dengan jumlah pemain yang tidak terbatas. Keduanya banyak dipilih berdasar jenis pagelaran apa yang akan dilakukan atau diisi oleh musik. Pembagian keduanya meliputi:

1. Ansambel Musik Sejenis

Ansambel jenis ini memadukan permainan musik sejenis dalam pagelaran musiknya. Contohnya permainan alat musik tiup saja meliputi recorder, trompet, saksofon, dan lainnya. Bisa juga ansambel jenis ini hanya memainkan satu alat musik yang sama saja.

Walaupun hanya memainkan musik sejenis saja ansambel musik ini juga tetap terdengar harmonis. Lagu yang dibawakan juga bisa jadi sangat beragam. Kemudahan dari ansambel ini salah satunya mudah menyesuaikan note suara musik sejenis.

2. Ansambel Musik Campuran

Berbeda dengan jenis ansambel sebelumnya, jenis ansambel ini memadukan banyak alat musik sekaligus. Misalnya memadukan alat musik tabuh, gesek dan tiup untuk memainkan suatu alunan lagu.

Harmoni musik yang nantinya diproduksi lebih beragam. Namun, latihan ansambel jenis ini bisa jadi cukup memakan waktu karena butuh banyak penyesuaian. Seorang konduktor juga berperan banyak dalam proses penentuan notasi musiknya.

Jenis-Jenis Alat Musik Ansambel

Hampir setiap negara atau daerah di dunia memiliki alat musik khasnya tersendiri. Sebagian alat musik bahkan sudah jadi alat musik nasional dan dipelajari oleh banyak orang di dunia. Agar lebih tahu, berikut pembagian jenis alat musik yang biasa digunakan ansambel berdasar cara mainnya:

1. Alat Musik Petik

Alat musik ini jadi salah satu jenis alat musik ansambel yang paling lumrah diketahui. Cara memainkan alat musik ini yakni dengan memetik senar yang terpasang dalam alat musik tersebut. Gitar jadi salah satu alat musik yang paling banyak dikenal.

Tidak jarang alat musik jenis ini jadi pengirim utama dalam sebuah lagu. Meskipun kebanyakan alat musik petik sulit untuk dimainkan tapi minat orang untuk mempelajarinya cukup banyak. Contoh lain musik ini adalah bas, ukulele, sinter, sasandon, harpa, mandolin, dan lainnya.

3. Alat Musik Gesek

Terkenal dengan alunan nadanya yang merdu hingga melengking, alat musik gesek ini punya padanan nada yang cukup beragam. Alat musik gesek dimainkan dengan cara menggesek senar yang dipasang dalam alat musik.

Baca juga:  Konversi Perhitungan 1 Cm Kubik Berapa Liter Secara Cepat

Terlebih alat musik ini juga tidak jarang jadi sumber utama alunan nada pada pagelaran ansambel. Kata ansambel musik berasal dari bahasa Perancis yang memiliki arti rombongan musik dulunya juga banyak diisi dengan pemain alat musik gesek secara homogen.

4. Alat Musik Tiup

Jadi salah satu inisiator pengisi musik ansambel, alat musik tiup memiliki banyak pembagian lagi di dalamnya. Umumnya alat musik tiup merupakan tabung dengan lubang nada tertentu untuk menghasilkan suara yang lembut, dalam hingga nyaring.

Satu alat tiup bisa menghasilkan nada yang berbeda beda. Bergantung pada kekuatan tiupan hingga lubang mana yang ditutup atau dibuka, nada yang dihasilkan akan beragam. Contoh dari alat musik ini adalah terompet, recorder, saksofon, bason, seruling, flute hingga alat musik lainnya.

5. Alat Musik Pukul

Alat musik jenis ini hanya bisa menghasilkan nada dengan cara dipukul. Umumnya proses pemukulan ini menggunakan alat bantu lainnya dan tidak dilakukan dengan tangan kosong. Misalnya menggunakan stik atau alat khusus penabuh lainnya.

Di Indonesia sendiri ada banyak contoh alat musik pukul seperti halnya gong, gamelan, kendang dan lainnya. Nada spesifik dan pendek banyak dihasilkan dari jenis musik ini. Karenanya untuk menghasilkan nada dengan intensitas sering, maka alat ini perlu ditabuh secara berkala.

6. Alat Musik Tekan

Kata ansambel berasal dari bahasa Perancis juga diisi dengan alat musik tekan atau sentuh. Salah satu contohnya adalah piano. Dengan cara ditekan, maka alat musik ini bisa menghasilkan nada-nada tertentu.

Kini beredar juga alat musik tekan elektronik dimana jenis satu ini juga menghasilkan nada yang sedikit berbeda. Efek suara yang dimunculkan lebih beragam sehingga lebih banyak digunakan untuk mengisi elemen musik di industri lagu pop.

Jenis-Jenis Alat Musik Berdasarkan Fungsinya

Ada juga pembagian jenis alat musik berdasar fungsinya yang dibagi menjadi 3 bagian. Ketiganya bisa masuk ke dalam musik pengisi suatu ansambel. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pembahasan singkat berikut:

1. Alat Musik Ritmis

Alat musik ini lebih dimanfaatkan untuk menciptakan nada dengan kesan ritme atau irama pada suatu ansambel. Ketukannya yang khas bisa jadi penopang alunan nada musik lainnya agar tetap harmonis. Salah satu contoh alat musik ini adalah drum.

7. Alat Musik Harmonis

Asal kata ansambel berasal dari bahasa Perancis juga punya elemen pengisi alat musik harmonis. Alat musik ini banyak difungsikan untuk menghasilkan padanan nada tambahan. Salah satu contoh alat musiknya adalah piano atau organ.

Namun, tidak jarang juga alat musik harmonis digunakan sebagai alat musik tunggal atau alat musik pengawalan. Pemainnya akan bekerja merangkap sebagai kondektur awal sebuah ansambel.

8. Alat Musik Melodis

Sesuai namanya alat musik ini menjadi alat musik penghasil nada melodis. Dengan adanya alat musik ini, maka alunan lagu atau musiknya akan lebih beragam dan lebih menyatu. Salah satu contoh alat musik ini adalah flute.

 

Asal kata ansambel berasal dari bahasa Perancis yang berarti rombongan musik. Ada banyak jenis musik yang bisa dimainkan bersamaan pada pagelaran musiknya. Semakin beragam musik yang dipadukan, maka hasilnya akan semakin harmonis.