Hukum Investasi Emas Menurut Islam, Investasi Halal untuk Umat Muslim

Jika Anda ragu untuk memulai investasi, Anda harus mengetahui hukum investasi emas menurut islam. Ya, emas menjadi instrumen investasi yang aman bagi umat muslim.

Ini didasarkan pada QS: An-Nisa, ayat 9, yang menganjurkan umat Islam untuk mempersiapkan kesejahteraan keturunan mereka baik sekarang maupun di masa depan. Salah satu cara untuk mempersiapkan kemakmuran ini adalah dengan emas.

Karena harga emas sering naik, berinvestasi emas dalam jangka waktu yang lama (lebih dari lima tahun) bisa sangat menguntungkan.

Di masa kesulitan ekonomi, seperti tahun lalu saat wabah Covid-19 merebak di Indonesia, investasi emas mungkin bisa menjadi tampungan Anda. Dibandingkan dengan harga emas pada Agustus 2019, harga emas mencapai Rp. 1 juta/gram pada Agustus 2020, ini meningkat hingga 30%.

Hukum Investasi Emas Menurut Islam

Platform online yang menawarkan rencana hukum investasi emas menurut islam biasanya digunakan untuk membuka rekening tabungan.

Nasabah yang ingin membeli emas atau menyimpan uang dapat menyetorkan uang sebagai setoran awal ke rekening tabungannya untuk memenuhi syarat saldo minimum dan membeli emas dengan saldo minimum emas 0,01 gram. Biaya emas pada hari pembelian berdampak pada harga setiap gram emas.

Selain itu, sebagai penabung, Anda memiliki opsi untuk membeli emas dengan nominal berapapun yang dapat digunakan hingga jumlah tertentu.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa Anda telah menyimpan tidak kurang dari 1 gram emas selain biaya pencetakan pada saat ingin mengambil emas batangan untuk tabungan di masa depan.

Lalu bagaimana hukum investasi emas menurut islam, yang berlaku hingga saat ini dan termasuk ke dalam investasi emas halal?

Anda menukar uang dengan emas ketika membeli emas batangan. Uang dan emas keduanya termasuk dalam kategori riba, yang berbeda satu sama lain tetapi memiliki warna yang sama. Pertukaran yang dilakukan juga harus secara tunai tanpa melibatkan bunga.

Baca juga:  Investasi Infrastruktur untuk Membangun Negara Maju

Ketentuan Investasi Emas Menurut Islam

Islam telah menetapkan aturan untuk investasi emas. Menurut hukum Islam, ada sejumlah persyaratan dalam membeli dan menjual emas (muamalah), diantaranya adalah:

  1. Harus kontan (yadan bi yadin/hulul).
  2. Harus sepadan (tamatsul), dimana skala atau ukuran tidak boleh berbeda.
  3. Kedua belah pihak harus saling menerima (taqabudl), dan tidak ada pihak yang menunda penyerahan bagi barang lainnya.

Cara Investasi Emas Berbasis Syariah

Seperti yang kita tahu, investasi emas dalam hukum islam harus mengikuti syariat yang ada. Diantaranya adalah:

  1. Pilih Tempat Investasi yang Aman

 

Pastikan Anda memilih lokasi yang aman untuk membeli atau menjual emas sebelum Anda mulai berinvestasi.

 

Saat ini, juga dimungkinkan untuk membeli dan menjual emas secara online. Pastikan lokasi tempat Anda berinvestasi telah disetujui dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terlepas dari hal itu, Anda harus mengutamakan hukum investasi emas menurut islam.

 

Karena emas bisa dibeli mulai dari gram yang kecil yaitu 0,1 gram, Anda dapat melakukan transaksi beli yang memungkinkan untuk menyimpan emas dalam beberapa pilihan.

 

Selain itu, Anda dapat mencetak aset emas menggunakan pilihan desain kartu emas yang indah. Setiap produk emas juga dilengkapi dengan sertifikat resmi yang menjamin kualitasnya.

 

Pastikan Skema Investasi Emas

 

Anda harus memastikan bahwa rencana hukum investasi emas menurut islam sesuai dengan syariat pembelian emas setelah memilih lokasi investasi yang aman. Secara umum, konsep nabung emas juga dikenal sebagai metode dollar cost averaging (DCA).

 

Kini ada beberapa platform yang memenuhi kriteria hukum Islam untuk membeli dan menjual emas menggunakan pendekatan dollar cost averaging (DCA). Adapun syarat-syarat jual beli emas menurut syariat Islam adalah sebagai berikut:

  1. Ketahui Berat Emas
Baca juga:  Trik Trading Forex yang Sekarang Jarang Diketahui

 

Meski belum dicetak, investor bisa memastikan berat emas yang diperoleh dan produk emas itu sendiri.

 

  1. Harga Emas Pasti

 

Mengingat harga diperbarui setiap hari, investor emas dapat melihat harga per gram dengan pasti atau secara real time.

 

  1. Transaksi Real-Time

 

Anda dapat segera menerima kepemilikan emas setelah transaksi real-time, bahkan dengan transaksi online sekalipun. Hukum investasi emas menurut islam langsung ditambahkan ke portofolio investasi emas Anda setelah transaksi tersebut selesai.

 

Mulai Investasi Emas dan Terus Menabung

 

Anda bisa konsisten menabung emas jika mengetahui tempat investasi yang aman dan strategi investasi yang sesuai dengan syariat Islam.

 

Agar instrumen investasi emas pada akhirnya berubah menjadi tabungan, Anda dapat mendistribusikan dana investasi secara berkala dalam jumlah tertentu.

 

Pahami Program Investasi Emas

 

Terakhir, pahami beragam program investasi emas yang ditawarkan. Jika itu menawarkan keuntungan yang terlalu muluk dan tidak sesuai syariat islam, maka sebaiknya jangan.

Kegiatan Investasi yang Bertentangan dengan Prinsip Syariah

 

Majelis Ulama Indonesia mengontrol kegiatan investasi sesuai dengan hukum syariah (MUI). MUI menerbitkan daftar praktik investasi yang bertentangan dengan hukum investasi emas menurut islam melalui komisi fatwanya, termasuk yang tercantum di bawah ini dalam DSN-MUI Nomor: 80/DSN-MUI/III/2011.

  1. Tadli

 

Menyembunyikan barang cacat dari pembeli untuk menipu mereka. Barang yang ada dijual seolah-olah tanpa cacat.

 

  1. Taghir

 

Praktek menggunakan kata-kata menipu dan tindakan yang manipulatif untuk membujuk orang lain agar terlibat dalam transaksi.

 

  1. Tanajusy

 

Banyak pembeli yang tertarik dengan praktik menempatkan tawaran harga tinggi untuk membuat barang terkesan.

 

  1. Ikhtikar

 

Baca juga:  Kenali Apa Itu Manajer Investasi Terbaik dan Cara Memilihnya

Menimbun barang yang dibutuhkan lalu menjualnya dengan harga tinggi.

 

  1. Ghisysy 

 

Penjual yang menjelaskan kelebihan produk namun menyembunyikan kekurangan atau kecacatan yang ada.

 

  1. Ghabn 

 

Adanya perbedaan kuantitas dan kualitas produk yang akan dipertukarkan berdasarkan akad atau kesepakatan.

 

  1. Bai’ Al Ma’dum

 

Menjual surat berharga dan barang lain yang bukan milik Anda.

 

  1. Riba

 

Penambahan yang dilakukan pada hutang pokok sebagai ganti barang riba dan tambahan yang dibuat sebagai ganti penundaan pembayaran secara mutlak.

Ya, diatas adalah beberapa hukum investasi emas menurut islam dan berbagai syariat yang ada. Karenanya, jangan lupa dipahami dan diterapkan ya!