flash disk termasuk kedalam perangkat

Flash Disk Termasuk Kedalam Perangkat Apa? Ini Jawabannya

Flash disk termasuk kedalam perangkat? Tidak jarang bila mendapatkan pertanyaan seperti ini seseorang akan kebingungan padahal jawabannya cukup mudah. Flash disk sendiri sebenarnya sudah banyak digunakan sejak dulu oleh orang banyak.

Tidak jarang keberadaan flash disk memudahkan pekerjaan penggunanya. Tidak perlu koneksi internet untuk memindahkan data, cara offline bisa dilakukan dengan mengcopy data dengan memanfaatkan perangkat ini.

Hingga saat ini, flash disk masih banyak digunakan sekalipun sudah banyak opsi kirim, simpan, dan berbagi data tanpa hardware. Tidak hanya flashdisk atau FD yang digunakan sebagai media penyimpanan data, terdapat juga media penyimpan data jenis lainnya.

Jenis-Jenis Media atau Perangkat Hardware

Sebelum masuk ke pembahasan flash disk termasuk kedalam perangkat apa maka akan sangat baik untuk mengenal terlebih dulu jenis-jenis media atau perangkat hardware yang lumrah digunakan oleh orang. Berikut penjelasan singkatnya:

1. Perangkat Input

Jenis perangkat ini sesuai namanya hanya berfungsi sebagai wadah penerima perintah pada device yang digunakan. Perangkat ini akan mengelola data tersebut menjadi data utuh untuk selanjutnya diolah oleh prosesor.

2. Perangkat Pemroses

Contoh dari perangkat ini adalah CPU, video card, motherboard, sound card, dan lainnya. Sebagai alat pemroses data nantinya alat ini hanya bekerja mengolah data untuk kelangsungan perangkat besar seperti pada perangkat komputer.

Jadi bisa dikatakan perangkat ini tidak menerima data seperti file dokumen kompleks seperti halnya flash disk atau hard disk. Tapi kerjanya lebih menerima data sistem dan memprosesnya sebagai arahan kinerja perangkat.

3. Perangkat Output

Berbeda dengan perangkat input, perangkat ini berfungsi sebagai komponen atau alat untuk menampilkan berbagai jenis data. Ada banyak contoh dari perangkat ini seperti halnya speaker, printer hingga proyektor.

4. Perangkat Penyimpanan

Sederhananya perangkat ini berfungsi sebagai wadah penyimpanan data dalam bentuk apapun. Salah satu alat yang masuk dalam jenis perangkat ini adalah flash disk. Contoh lainnya hard disk atau bahkan floppy disk dengan kemampuan simpan data yang beragam.

Kebanyakan dari jenis perangkat ini memiliki sifat semi permanen dan portabel. Dimana alatnya bisa dibawa kemana-mana dan bisa digunakan pada berbagai jenis device. Perangkat ini juga masuk ke kategori hardware atau perangkat keras.

Flash Disk Termasuk Kedalam Perangkat?

Flash disk termasuk kedalam perangkat adalah media penyimpanan data eksternal. Artinya perangkat ini bisa dilepas pasang dengan mudah dan bisa dihubungkan pada perangkat lain bila memang diperlukan

Sebagai bagian dari perangkat penyimpanan data, flash disk banyak digunakan hanya untuk menerima dan menyimpan data saja. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kini flash disk sudah jarang diproduksi.

Pahami juga bahwa flash disk hanya bisa mendukung penggunaan eksternal saja. Berbeda dengan SSD yang bisa disimpan secara semi permanen di dalam perangkat besar dan bisa menerima data secara otomatis.

Karena kini flash disk jarang digunakan, maka produksinya tidak lagi semassal dulu. Tidak hanya itu, flash disk saat ini dikembangkan dengan inovasi terkini, bentuk baru, hingga sistem yang lebih canggih untuk menunjang berbagai kebutuhan penggunanya.

Jenis-Jenis Media Penyimpanan Data

Dalam perangkat atau media penyimpan data juga ada beberapa bagian lagi. Terdiri dari sedikitnya 4 jenis media penyimpanan, keempatnya kini memang masih bisa ditemukan namun sudah jarang digunakan. Apa saja perangkat penyimpanan data tersebut?

1. Hard Disk (SSD)

Hard disk jadi perangkat penyimpanan pertama yang banyak diketahui oleh orang. Alasannya sederhana, karena alat ini sering kali sudah terpasang secara otomatis dalam laptop atau notebook sebagai tempat penyimpanan.

Hard disk masuk ke dalam kategori hardware yang harus ada sebagai komplemen perangkat besar. Tidak hanya itu, hard disk memiliki sifat permanen pada perangkat tersebut. Hal ini juga yang membuat kapasitas hard disk bawaan ini cukup besar.

Baca juga:  1 Are Berapa Meter Persegi, Pahami Juga Konversi Satuan Lain

Namun, lama kelamaan penggunaan hard disk cukup rentan. Kondisi alat ini sedikit banyak bergantung pada perangkat yang dinaunginya. Bila perangkat rusak atau eror total, maka sangat memungkinkan data dalam hard disk juga ikut rusak atau hilang total.

5. Hard Disk Eksternal

Sedikit berbeda dengan hard disk SSD, hard disk eksternal sesuai namanya merupakan hardware penyimpanan langsung dari luar yang bisa disambungkan ke berbagai jenis perangkat sesuai dengan kabel jack yang dimiliki.

Hard disk jenis ini bisa dibawa dengan lebih mudah kemana saja. Dua hal yang diperlukan untuk menggunakan perangkat ini yakni hard disknya sendiri dan kabel transfer data. Kapasitas penyimpanan data di dalamnya cenderung di produksi lebih besar dari jenis satunya.

Bergantung pada merknya, hard disk eksternal bisa disetting sedemikian rupa untuk menyimpan data. Para pemiliknya bisa menghadirkan keamanan ganda dengan mengaktifkan password untuk bisa mengakses isi perangkat penyimpanan.

6. Floppy Disk

Sebelum adanya flash disk, alat ini cukup popular bahkan keberadaannya sangat diburu untuk melakukan penyimpanan data. Floppy disk atau sering juga disebut dengan disket dalam bahasa Indonesia memiliki penampilan yang cukup unik.

Alat ini dipasarkan dengan bentuk yang tipis dan warna yang beragam. Tidak hanya untuk menarik minat pasar, warna yang beragam ternyata mempermudah penggunanya untuk mengkategorikan data yang disimpan nantinya.

Namun karena bentuknya yang cukup lebar, maka alat ini semakin lama semakin tergantikan. Terlebih karena kemampuan simpan datanya yang minim membuat alat ini kian sulit dicari ketika mulai masuk tahun 2000an.

7. Flash Disk

Jadi salah satu perangkat penyimpanan eksternal yang banyak digunakan orang, flash disk memiliki bentuk yang lebih kecil dan mudah dibawa kemana-mana. Berbagai macam bentuk, ukuran dan case flash disk telah tersebar dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna.

Flash disk menggunakan kabel jenis interface dengan jenis Universal Serial Bus (USB). Karena penggunaan kabel jenis ini flash disk tidak jarang disebut dengan USB Flash Disk (UFD) atau disebut juga dengan thumb drive.

Ada banyak pilihan kapasitas penyimpanan data bila ingin menggunakan flash disk bahkan tersedia juga FD dengan penyimpanan hingga 1 TB. Namun, penggunanya perlu hati-hati sebab alat ini sangat rentan terkena virus atau bahkan membawa virus.

8. Memory Card

Beralih ke jenis penyimpanan dengan bentuk yang lebih kecil, memory card umumnya lebih banyak digunakan pada gadget atau kamera. Fungsinya untuk menyimpan data terutama data berupa foto, video atau audio yang didapatkan dari suatu perangkat.

Walaupun bentuknya kecil perangkat ini memiliki sistem penyimpanan yang cukup besar. Sebut saja yang terkini memory card dapat menampung hingga lebih dari 1.000 GB data grafis per harinya tanpa mengalami crush.

 

Flash disk termasuk kedalam perangkat penyimpanan eksternal. Artinya, alat ini bisa digunakan secara portabel sesuai dengan keperluan pemiliknya. Namun sayang, kini keberadaannya kian sulit untuk didapat semenjak munculnya metode penyimpanan, share data, dan lainnya yang lebih mudah.