Cuannya Lebih Menggiurkan, Ini Dia Cara Investasi Ternak Ayam Kampung

Cuannya Lebih Menggiurkan, ini Dia Cara Investasi Ternak Ayam Kampung

Belakangan banyak yang menanyakan cara investasi ternak ayam kampung. Ya, ayam adalah salah satu hewan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Ayam selalu menjadi sajian yang banyak dicari dan mudah ditemukan dimanapun Anda berada baik itu di restoran hingga warung pinggir jalan.

Mengingat hal ini, investasi hewan ternak adalah salah satu mata pencaharian yang tidak diragukan lagi dapat menjamin keuntungan dalam jangka panjang. Ini didukung banyaknya pengusaha kuliner yang menggunakan ayam sebagai salah satu bahan utama.

Tahukah Anda bahwa ada dua jenis ayam yang sering dijadikan bahan makanan di Indonesia? Tidak lain adalah ayam kampung dan ayam negeri, yang mana masing-masing memiliki tempat khusus di hati para penikmatnya. Model bisnis dua ekor ayam saat ini masih memiliki ruang untuk meraup untung.

Yah, meski kuliner ayam kampung lebih sedikit daripada ayam negeri, bukan berarti industri peternakan ayam tidak memikat.

Tips Investasi Ternak Ayam Kampung

 

Jika para pebisnis itu kreatif dan serius, setiap bisnis dapat berfungsi dengan baik. Ketika Anda bekerja di industri peternakan ayam, hal ini bisa saja terjadi. Namun, ada beberapa saran untuk membantu usaha ayam ternak agar menghasilkan uang.

  1. Pilih Bibit Ayam Kampung Super

 

Tips investasi ternak ayam yang pertama adalah memilih bibit ayam yang super. Karena dapat dipanen dalam waktu kurang dari dua bulan dan memiliki risiko kematian sekitar 2%, pemilihan benih super ini berdampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis.

 

Oleh karena itu, menggunakan ayam kampung super ini akan dengan cepat menggantikan kebutuhan uang bagi perusahaan startup.

 

Pahami Segmen Pasar

 

Saran kedua, para pebisnis harus benar-benar memahami ceruk pasar untuk penjualan ayam kampung ini. Selain pedagang pasar, restoran dan tempat makan lainnya merupakan mayoritas pelanggan ayam kampung ini.

 

Maka dari itu, jangan mengecualikan kesempatan bagi sebuah bisnis untuk berkembang dengan hanya berfokus untuk menemukan pelanggan dari para distributor.

 

Tentukan Media Promosi yang Tepat

 

Tips investasi ternak ayam berikutnya adalah melakukan promosi karena sangat penting untuk jalannya perusahaan. Media sosial dapat digunakan oleh bisnis untuk menjual merek mereka dan menampilkan ulasan pelanggan.

 

Tentunya Anda ingin menarik pelanggan dan mendorong mereka untuk membeli dengan membuat bisnis ayam kampung yang sedang dirintis menjadi lebih menarik.

Kelebihan Investasi Ternak Ayam Kampung

 

Ayam kampung memang kalah populer dibandingkan ayam negeri, baik dari segi peminat maupun peternak. Konsumen ayam kampung masih tersebar luas dan mudah ditemukan. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya pedagang makanan yang fokus menjual produk berbahan dasar ayam kampung.

  1. Persaingan yang Tidak Ketat

 

Ini tidak diragukan lagi investasi ternak ayam merupakan peluang bisnis yang bagus bagi mereka yang ingin memulai usaha.

 

Investasi ayam kampung memiliki persaingan yang tidak ketat dibandingkan dengan ayam negeri. Namun, ada cukup ruang untuk mendapatkan keuntungan sehingga resiko kerugian dapat ditekan.

 

Harga Jual yang Tinggi

 

Keuntungan dari bisnis ini adalah harga jualnya lebih tinggi daripada ayam negeri. Harga ayam kampung lebih mahal karena jumlah peminatnya lebih sedikit dibandingkan ayam negeri.

 

Meski persaingan jauh lebih sedikit, hal ini memperjelas bahwa profitabilitas sektor ayam kampung dan ayam negeri sebanding.

 

Pemeliharaan yang Mudah

 

Selain itu, investasi ayam kampung tidak terlalu sulit dan rumit dibandingkan dengan ayam negeri. Ayam kampung memiliki kondisi yang lebih sehat dan alami karena peternak ayam ini tidak menggunakan bahan kimia untuk memproduksinya.

Baca juga:  Memahami Perbedaan Tabungan dan Investasi serta Contohnya

 

Karena kurangnya bahan kimia yang digunakan untuk membantu perkembangan tubuh atau daging, banyak orang memilih untuk mengkonsumsi ayam kampung.

 

Apalagi sistem kekebalan mereka yang lebih baik dan kemampuan untuk berkembang di alam liar tanpa perawatan khusus, ayam kampung juga lebih mudah dipelihara daripada ayam negeri.

 

Agar ayam kampung tumbuh sehat, pemberian pakan berupa biji-bijian dan vitamin saja sudah cukup. Oleh karena itu, peternak tidak perlu mengerahkan upaya tambahan untuk memelihara jenis ayam ini.

 

Bergizi Tinggi

 

Kelebihan terakhir adalah jenis ayam kampung dianggap lebih bergizi daripada ayam negeri. Makanan berbahan dasar ayam kampung ini juga cukup populer karena memiliki rasa yang lebih kuat dan khas.

 

Investasi ternak ayam kampung juga dilakukan tanpa menggunakan pestisida apapun, sehingga lebih aman dan terjamin.

 

Tubuh membutuhkan protein, vitamin, lemak, dan fosfor, yang semuanya dapat ditemukan pada ayam kampung.

 

Oleh karena itu, dengan melakukan geliat tersebut, jumlah orang yang menikmati hidangan yang terbuat dari ayam kampung akan meningkat. Kalau sudah begini, bisnis juga akan menjadi sumber rezeki yang lebih menguntungkan.

Cara Membudidayakan Ayam Kampung

 

Ayam kampung dapat dipelihara dengan mudah daripada ayam negeri karena memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Secara umum, ada dua pendekatan dalam beternak ayam kampung, yaitu:

  1. Konvensional

 

Peternak dapat merawat ayam kampung di tempat tertentu jika menggunakan cara konvensional. Di pagi hari, ayam bisa dilepas di lapangan, dan sore hari bisa dikembalikan ke kandang.

 

Fakta bahwa ayam dapat mencari makan sendiri berarti mereka hanya perlu diberi makan dua kali sehari menggunakan cara beternak yang tepat.

 

Namun, hanya tempat-tempat pedesaan dengan pekarangan yang cukup besar yang dapat menggunakan metode konvensional ini. Jadi, jika memungkinkan, Anda bisa membudidayakan ayam kampung dengan cara konvensional.

 

  1. Semi Intensif

 

Jumlah lahan yang dibutuhkan untuk metode semi intensif lebih sedikit dibandingkan dengan metode konvensional. Investasi ternak ayam ini dapat mengurangi kemungkinan mereka tersesat atau bepergian terlalu jauh.

 

Namun, untuk mencegah kerusakan atau tumbang, pagar pembatas di kandang ayam harus dibuat kuat dan kokoh.

 

Selain itu, karena tidak bisa bergerak bebas, ayam harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin agar tidak cepat tertular penyakit.

 

Oleh karena itu, produsen dapat memilih metode yang paling sesuai dengan keadaan mereka dengan memahami perbedaan antara kedua metode pemeliharaan ayam kampung.

Ya, diatas adalah beberapa cara investasi ternak ayam disertai kelebihan yang ada. Terlepas dari hal itu, pahami cara merawatnya ya!