Berikut Ini Yang Termasuk Besaran Vektor Adalah

berikut ini yang termasuk besaran vektor adalah

Salam hangat untuk semua pembaca! Saya Si Rajin, seorang penulis profesional yang ingin berbagi tentang apa itu besaran vektor dan apa saja yang termasuk dalamnya. Artikel ini akan membantu Anda memahami konsep dasar besaran vektor dan memberikan informasi yang berguna dan terpercaya.

Pengertian Besaran Vektor

Besaran vektor adalah besaran yang memiliki magnitudo (nilai) dan arah. Arah besaran vektor dapat dinyatakan dengan menggunakan koordinat kartesius atau sudut terhadap sumbu tertentu. Contoh besaran vektor yang umum adalah kecepatan, percepatan, gaya, dan momen.

Contoh Besaran Vektor

Berikut adalah contoh besaran vektor:

  • Kecepatan: memiliki magnitudo (nilai) dan arah, dapat dinyatakan dalam meter per detik (m/s).
  • Percepatan: besaran vektor yang menunjukkan perubahan kecepatan dalam waktu tertentu, dapat dinyatakan dalam meter per detik kuadrat (m/s^2).
  • Gaya: besaran vektor yang menunjukkan pengaruh suatu benda terhadap benda lain, dapat dinyatakan dalam newton (N).
  • Momen: besaran vektor yang menunjukkan kemampuan suatu benda untuk memutar benda lain, dapat dinyatakan dalam newton meter (Nm).

Sifat-Sifat Besaran Vektor

Berikut adalah beberapa sifat-sifat besaran vektor:

  • Besaran vektor dapat dijumlahkan dan dikurangkan jika arahnya sama.
  • Hasil penjumlahan dan pengurangan besaran vektor disebut vektor hasil.
  • Besaran vektor dapat dikalikan dengan bilangan skalar.
  • Produk dot (dot product) dan produk cross (cross product) merupakan operasi yang dapat dilakukan pada besaran vektor.

Penjumlahan Besaran Vektor

Penjumlahan besaran vektor dapat dilakukan dengan menggabungkan besaran vektor yang memiliki arah dan magnitudo yang sama. Hasil penjumlahan besaran vektor adalah vektor hasil yang memiliki arah dan magnitudo yang berbeda. Contoh:

Baca juga:  Piano Dan Organ Termasuk Contoh Tangga Nada

v1 = 3i + 2j
v2 = 1i + 4j

Penjumlahan v1 dan v2:

v1 + v2 = (3 + 1)i + (2 + 4)j
= 4i + 6j

Pengurangan Besaran Vektor

Pengurangan besaran vektor dapat dilakukan dengan mengurangkan besaran vektor yang memiliki arah dan magnitudo yang sama. Hasil pengurangan besaran vektor adalah vektor hasil yang memiliki arah dan magnitudo yang berbeda. Contoh:

v1 = 3i + 2j
v2 = 1i + 4j

Pengurangan v1 dan v2:

v1v2 = (3 – 1)i + (2 – 4)j
= 2i – 2j

Perkalian Besaran Vektor

Perkalian besaran vektor dapat dilakukan dengan mengalikan besaran vektor dengan bilangan skalar. Hasil perkalian besaran vektor adalah vektor baru yang memiliki magnitudo yang berbeda dengan besaran vektor awal. Contoh:

v = 3i + 2j
a = 2

Perkalian v dengan bilangan skalar a:

av = 2(3i + 2j)
= 6i + 4j

Produk Dot

Produk dot (dot product) adalah operasi yang dapat dilakukan pada besaran vektor. Hasil produk dot antara dua besaran vektor adalah hasil kali antara magnitudo keduanya dengan cosinus sudut antara keduanya. Contoh:

v1 = 3i + 2j
v2 = 1i + 4j

Produk dot v1 dan v2:

v1 · v2 = (3)(1) + (2)(4)
= 11

Produk Cross

Produk cross (cross product) adalah operasi yang dapat dilakukan pada besaran vektor. Hasil produk cross antara dua besaran vektor adalah vektor baru yang tegak lurus terhadap kedua besaran vektor tersebut. Magnitudo dari vektor hasil adalah hasil kali antara magnitudo keduanya dengan sinus sudut antara keduanya. Contoh:

v1 = 3i + 2j
v2 = 1i + 4j

Produk cross v1 dan v2:

v1 x v2 = (0)(0) – (0)(0) + (3)(4)k
= 12k

Aplikasi Besaran Vektor

Besaran vektor memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh aplikasi besaran vektor adalah:

  • Ketika kita mengemudi mobil, kita menggunakan besaran vektor seperti kecepatan dan percepatan untuk mengendalikan mobil.
  • Pada saat bermain game, kita menggunakan besaran vektor