Berdasarkan Tujuan Cerita Sejarah Dapat Diidentifikasi Menjadi Dua Yaitu

berdasarkan tujuan cerita sejarah dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu

Halo, perkenalkan nama saya Si Rajin. Saya seorang penulis yang telah menulis banyak artikel tentang berbagai topik. Saya ingin membuat artikel ini untuk membantu pembaca memahami bahwa cerita sejarah memiliki tujuan yang berbeda-beda, sehingga dapat diidentifikasi menjadi dua.

Tujuan Edukatif

Tujuan cerita sejarah yang pertama adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang masa lalu kepada pembaca. Cerita sejarah dengan tujuan edukatif biasanya berisi fakta-fakta yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Cerita sejarah ini sering digunakan di dalam kelas sejarah dan juga di media massa untuk memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat.

Cerita sejarah dengan tujuan edukatif juga bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai positif seperti toleransi, solidaritas, dan persatuan. Sebagai contoh, cerita sejarah tentang perjuangan para pahlawan kemerdekaan dapat membantu meningkatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan nasional.

Tujuan Ideologis

Tujuan cerita sejarah yang kedua adalah untuk mempromosikan ideologi atau pandangan tertentu kepada pembaca. Cerita sejarah dengan tujuan ideologis seringkali mengandung unsur-unsur propaganda yang bertujuan untuk mempengaruhi pendapat dan sikap pembaca terhadap suatu ideologi atau pemerintah.

Cerita sejarah dengan tujuan ideologis seringkali mengabaikan fakta-fakta yang tidak sesuai dengan pandangan atau ideologi yang ingin dipromosikan. Akibatnya, cerita sejarah semacam ini sering dikritik karena tidak objektif dan tidak akurat.

FAQ

  • Q: Bagaimana cara membedakan cerita sejarah dengan tujuan edukatif dan ideologis?
  • A: Cerita sejarah dengan tujuan edukatif cenderung berisi fakta-fakta yang akurat dan tidak memihak pada suatu ideologi atau pemerintah, sedangkan cerita sejarah dengan tujuan ideologis seringkali mengandung propaganda dan tidak objektif.
  • Q: Apakah cerita sejarah dengan tujuan ideologis selalu buruk?
  • A: Tidak selalu. Cerita sejarah dengan tujuan ideologis dapat memberikan sudut pandang yang berbeda mengenai suatu peristiwa sejarah, asalkan tidak mengabaikan fakta-fakta yang seharusnya disampaikan dan tidak memihak secara berlebihan pada suatu ideologi atau pemerintah.
  • Q: Apa saja contoh cerita sejarah dengan tujuan edukatif?
  • A: Contoh cerita sejarah dengan tujuan edukatif antara lain biografi tokoh-tokoh sejarah, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan sejarah perkembangan peradaban manusia.
  • Q: Apa saja contoh cerita sejarah dengan tujuan ideologis?
  • A: Contoh cerita sejarah dengan tujuan ideologis antara lain cerita sejarah yang mempromosikan satu agama atau ideologi tertentu, atau cerita sejarah yang memuji satu pemerintah atau rezim tertentu tanpa mengakui kekurangan atau kesalahan yang dilakukan.
Baca juga:  Pola Lantai Ke-5 Tari Klana Topeng Dari Yogyakarta

Pros

Mengetahui tujuan cerita sejarah dapat membantu kita memahami maksud dan tujuan dari cerita sejarah tersebut. Dengan demikian, kita dapat mengevaluasi cerita sejarah tersebut secara kritis dan objektif.

Tips

Ketika membaca cerita sejarah, pastikan untuk memeriksa sumber dan keakuratan fakta-fakta yang disajikan. Jangan mudah percaya pada cerita sejarah yang tidak memiliki sumber yang jelas atau tidak sesuai dengan catatan sejarah yang ada.

Summary

Cerita sejarah dapat memiliki tujuan yang berbeda-beda, yaitu tujuan edukatif dan tujuan ideologis. Cerita sejarah dengan tujuan edukatif bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang masa lalu, sedangkan cerita sejarah dengan tujuan ideologis bertujuan untuk mempromosikan ideologi atau pandangan tertentu. Penting untuk memeriksa sumber dan keakuratan fakta-fakta yang disajikan dalam cerita sejarah agar kita dapat mengevaluasinya secara kritis dan objektif.