Beragam Risiko Investasi Saham Beserta Keuntungannya

Beragam Risiko Investasi Saham Beserta Keuntungannya

Ada beragam risiko investasi saham yang penting dipahami terlepas dari banyak keuntungannya. Seorang investor perlu mengetahui risikonya apa saja supaya bisa lebih berhati-hati dalam melakukan investasi.

 

Jadi, potensi mengalami kerugian di hari mendatang bisa diminimalisir. Apalagi bagi investor pemula atau masih awam mengenai dunia investasi dan minim pengalaman, jangan hanya karena tergiur keuntungan besar tidak mempertimbangkan banyak hal.

 

Mengenai risiko melakukan investasi jenis ini beserta keuntungannya akan dibahas pada uraian berikut. Sebelum itu, akan dijelaskan terlebih dahulu sekilas mengenai pengertiannya.

 

Membahas Sekilas Tentang Apa Itu Investasi Saham ?

 

Saham adalah salah satu produk investasi jangka panjang pasar modal. Satuan pembelian saham disebut dengan istilah lot. Untuk penghitungannya, satu lot nilainya sama dengan seratus lembar saham.

 

Kegiatan pembelian lot ini tidak terlepas dari namanya risiko. Supaya risiko investasi saham bisa dikurangi, pelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk terjun, minimal pengetahuan dasarnya

 

Investasi saham merupakan kegiatan menanamkan modal terhadap perusahaan yang telah terdaftar dalam BEI atau Bursa Efek Indonesia serta memperjual belikannya. Penting dipahami bahwa penanaman modal jenis ini tergolong likuid alias mudah diperjual belikan.

 

Bila para investor sudah menanamkan modalnya terhadap perusahaan, berarti mereka mempunyai klaim atas pendapatan serta aset perusahaan yang disebut dengan istilah dividen. Jadi, ketika sudah mempunyai aset, berarti menjadi bagian dari pemilik perusahaan terkait.

 

Bukan hanya itu, investor juga mempunyai hak untuk hadir dalam RUPS atau Rapat Umum Pemegang saham yang seringkali diselenggarakan oleh pihak perusahaan. Biasanya mengenai jadwal rapat akan diinformasikan oleh perusahaan terkait.

 

Beragam Risiko Investasi Saham yang Penting Diwaspadai

 

Jangan mengabaikan risiko investasi saham bila ingin mengurangi potensi mengalami kerugian di masa mendatang. Berikut ada beberapa risiko melakukan penanaman modal jenis ini penting diwaspadai, diantaranya:

 

  1. Fluktuasi Harga

 

Risiko pertama yaitu mengenai fluktuasi harga. Seperti kita tahu bahwa aset ini mempunyai harga yang selalu berubah setiap waktu dan tidak bisa di prediksi. Bukan hanya berubah dalam hitungan harian atau mingguan, tapi detik.

 

Mengenai perubahan harga, biasanya mengikuti mekanisme permintaan serta penawaran di pasar modal. Terdapat beberapa risiko yang berpengaruh terhadap perubahan harganya, seperti kondisi politik, ekonomi serta perubahan suku bunga bank.

 

Ada juga pengaruh lainnya, seperti perubahan harga bahan baku komponen yang dipakai oleh bisnis terkait. Jadi, sebagai investor perlu paham mengenai risiko investasi saham satu ini supaya tidak kaget saat harga mengalami penurunan atau kenaikan drastis.

 

  1. Capital Loss

 

Risiko selanjutnya adalah capital loss, di mana secara umum diartikan sebagai penurunan nilai penanaman modal yang menyebabkan kerugian bagi investor. Istilah singkatnya dinamakan dengan kerugian modal.

 

Penyebab capital loss yaitu harga jual aset bernilai rendah dibandingkan dengan harga beli. Risiko ini kerap dialami oleh investor mengingat nilainya fluktuatif atau berubah sewaktu-waktu.

 

  1. Delisting atau Bangkrut

 

Risiko investasi saham lainnya adalah terjadi delisting atau bangkrut. Delisting merupakan penghapusan emiten di bursa saham yang dilakukan secara resmi oleh BEI atau Bursa Efek Indonesia.

 

Ada berbagai macam alasan penyebab bursa harus melakukan delisting ini. Salah satunya ketika saham disuspensi selama kurun waktu bertahun-tahun. Bila mengalami delisting, mau tidak mau investor harus menjual asetnya.

 

Jadi, ketika nilainya sedang mengalami penurunan, yang akan terjadi adalah merugi. Kerugian seperti ini sudah tidak bisa dihindari bila perusahaan mengalami delisting atau bangkrut. Inilah penyebab memilih perusahaan yang tepat untuk berinvestasi penting.

Baca juga:  Tips Investasi Saham Online Modal Kecil untuk Pemula

 

  1. Likuidasi

 

Likuidasi merupakan risiko investasi saham yang juga penting diwaspadai. Risiko satu ini terjadi bila perusahaan milik investor dinyatakan bangkrut atau dibubarkan oleh pihak pengadilan.

 

Pada saat situasi seperti ini terjadi, investor akan menjadi pihak terakhir yang memperoleh hak sesudah perusahaan memenuhi kewajibannya terhadap pihak lain. Bisa dikatakan bahwa investor hanya akan memperoleh sisa harga milik perusahaan.

 

Akibat paling buruknya, investor tidak memperoleh apapun bila perusahaan sudah tidak mempunyai harta tersisa. Kondisi seperti ini menandakan bahwa dana penanaman modal tidak akan kembali.

 

  1. Suspensi

 

Risiko investasi saham terakhir yaitu mengenai suspensi. Suspensi merupakan penghentian perdagangan saham oleh bursa efek dikarenakan beragam faktor. Ketika mengalami suspensi, investor tidak bisa melakukan transaksi terhadapnya.

 

Suspensi oleh bursa bisa berlaku selama kurun waktu beberapa hari bahkan bulan hingga tahun. Tujuan dari suspensi yaitu memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk melakukan pertimbangan terhadap keputusan investasi di perusahaan tertentu.

 

Keuntungan Investasi Saham yang Bisa Diperoleh

 

Setelah membahas mengenai risiko, akan diuraikan mengenai banyak keuntungan yang bisa diperoleh bila melakukan penanaman modal. Keuntungan inilah yang membuatnya memiliki banyak peminat dari waktu ke waktu. Beberapa keuntungan dimaksud antara lain:

 

  1. Dividen

 

Keuntungan pertama yaitu mendapatkan dividen atau keuntungan yang dibagi oleh perusahaan secara merata terhadap para investor. Mengenai pembagian dividen menyesuaikan dengan banyak aset yang dimiliki oleh para investor.

 

  1. Keuntungan Tinggi

 

Terlepas dari risiko investasi saham, keuntungan imbal hasil yang ditawarkan cukup tinggi dalam kurun waktu singkat. Bila dibandingkan instrumen investasi lain, jenis ini termasuk cukup kompetitif. Inilah yang membuatnya semakin banyak diminati.

 

  1. Fleksibel

 

Keuntungan selanjutnya yaitu fleksibel, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan perangkat smartphone. Sekarang ini sudah banyak perusahaan sekuritas mempunyai platform online untuk memudahkan proses transaksi para investor.

 

  1. Capital Gain

 

Keuntungan terakhir yang bisa diperoleh yaitu mendapatkan capital gain atau nilai saham dijual lebih besar bila dibandingkan saat dibeli. Untuk memperoleh keuntungan capital gain, perlu rutin memantau harga pada waktu-waktu tertentu.

 

Belajar tentang investasi saham bisa dilakukan secara otodidak maupun melalui bantuan ahli. Jangan hanya karena tergiur terhadap keuntungan, Anda terburu-buru terjun tanpa memperhatikan risiko investasi saham.