Bagaimana Caranya Agar Bisa Menembus Langit Supaya Berhasil

Sebagian orang sering bertanya dalam pikirannya, apakah langit bisa ditembus? Bagaimana caranya agar bisa menembus langit? Apa harus selalu pakai alat bantu untuk menembus langit?

 

Ternyata dalam ajaran agama islam ada jawaban dari bagaimana caranya agar menembus langit tanpa bantuan alat seperti roket dan sejenisnya.

 

Hal tersebut sempat dijelaskan dalam Al Qur’an di salah satu suratnya yaitu surat ar Rahman ayat 33. Simak artikelnya untuk penjelasan selengkapnya.

 

Penjelasan Singkat Surat Ar Rahman Ayat 33

 

Surat ar Rahman ayat 33 menjelaskan tentang bagaimana caranya agar bisa menembus langit dan bumi, dan memakai apa untuk bisa melakukannya. Berikut terjemahan dari surat ar Rahman:

 

“Wahai golongan manusia dan jin. Jika kalian memang sanggup menembus langit dan bumi, maka tembuslah. Tapi kalian tidak akan bisa menembus langit dan bumi, kecuali dengan kekuatan dari Allah.”

 

Maksud dari terjemahan surat ar Rahman ayat 33 adalah cara untuk bisa menembus langit adalah dengan kekuatan dari Allah SWT.

 

Melintasi langit yang dimaksud seperti pergi ke bulan, mempelajari tentang benda di langit (bintang, matahari, planet dan lainnya), dan memahami tentang luar angkasa.

 

Sedangkan kekuatan yang dimaksud adalah manusia diberikan kekuatan dari Allah berupa akal yang berfungsi untuk mencari, mempelajari dan memahami ilmu pengetahuan.

 

Dimana ilmu pengetahuan tersebut bisa menciptakan sebuat peralatan yang cukup canggih, sehingga bisa digunakan untuk menembus dan melintasi langit.

 

  • Contoh ilmu pengetahuan yang bisa dipelajari untuk menembus langit adalah mempelajari bagaimana cara membuat pesawat dengan mempelajari cara membuat sayap yang seimbang dari burung sehingga bisa diterbangkan.

 

  • Selain itu, mempelajari mengenai kondisi atmosfer dan kondisi di luar angkasa yang hampa udara. Sehingga saat datang sudah berhasil menembus langit, sudah tahu bagaimana cara beradaptasi disana.

 

Menurut tafsir Al-Misbah, karangan Prof. Quraish Shihab menjelaskan kalau sampai saat ini sudah terbukti besarnya tenaga dan upaya yang dibutuhkan agar bisa menembus langit dengan melewati gravitasi bumi.

 

Kesuksesan dalam eksperimen perjalanan ke luar angkasa masih sangat sedikit dan terbatas. Hal ini membutuhkan upaya yang besar dalam bidang sains dan semua cabangnya.

 

Cabang bidang sains yang dimaksud adalah bidang matematika, seni, teknik, geologi, dan cabang sains lainnya yang diperlukan. Selain itu, membutuhkan dana yang cukup besar juga.

 

Bagaimana Caranya Agar Bisa Menembus Langit?

 

Sesuai penjelasan sebelumnya, telah ditegaskan bahwa untuk menembus langit dan bumi terlalu sulit dilakukan, kecuali dengan kekuatan dari Allah berupa doa.

 

Konteks yang dimaksud bisa menembus langit menurut ajaran agama islam yaitu bukan tentang fisik manusia yang melintasi langit, namun doa-doa yang dipanjatkan. Tapi bagaimana caranya agar bisa menembus langit dan bumi?

 

Doa dipercaya sebagai senjata yang paling ampuh digunakan manusia untuk memperlancar segala niat baik. Dengan berdoa bisa meminta apapun yang dibutuhkan pada Allah sekalipun permintaan yang mustahil.

 

Jika Allah mengizinkan, maka doa-doa yang telah dipanjatkan akan terkabul dan disesuaikan dengan kebutuhannya.

 

Tapi seringkali Allah tidak mengabulkan atau menunda doa-doa yang telah dipanjatkan. Salah satu penyebabnya yaitu cara berdoa dan waktu berdoa yang kurang tepat.

 

Namun jangan khawatir karena Allah SWT Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk umatnya dan tahu kapan waktu yang terbaik untuk mengabulkan doa-doa yang telah dipanjatkan. Berikut beberapa tips agar doa yang dipanjatkan bisa menembus langit dan dikabulkan oleh Allah SWT:

 

1. Berdoa di Waktu yang Mustajab

 

Disarankan untuk memanjatkan doa di waktu tertentu agar Allah mendengar dan menjawab semua doa-doa yang telah dipanjatkan. Sebenarnya semua waktu itu baik dan pasti Allah akan mendengar semua doa yang dipanjatkan oleh umatnya.

Baca juga:  1 Jam Berapa Menit Jika Dihitung Lebih Detail

 

Tapi ada alasan khusus kenapa di waktu tertentu dianggap sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Beberapa waktu mustajab yaitu antara adzan dan iqomah, saat sujud, berdoa saat hujan, sepertiga malam, dan saat bulan Ramadhan dimana semua amal ibadah akan dilipat gandakan pahalanya.

 

Jadi jika ingin semua doa menembus langit supaya berhasil terkabul, cobalah berdoa di waktu mustajab tersebut dan bersabar.

 

2. Berdoa di Tempat yang Baik

 

Selain memperhatikan waktu terbaik, diperlukan juga untuk memperhatikan tempat terbaik untuk berdoa. Memang semua tempat sama saja baiknya asalkan bebas dari najis. Namun, tetap saja ada ketentuan tempat yang dinilai lebih baik menurut pandangan Allah.

 

Tempat yang dianggap mustajab untuk berdoa yaitu Masjid Nabawi, Masjidil Haram, di depan Ka’bah dan tempat terbaik lainnya. Alasannya karena tidak semua orang bisa datang ke tempat tersebut sehingga tempat tersebut dianggap dan dinilai lebih istimewa.

 

3. Tidak Diperbolehkan Konsumsi Makanan Haram

 

Saat mengharapkan hal baik dari Allah SWT, sudah sewajarnya para umatnya untuk berperilaku baik dengan cara menjalankan semua aturan dan menghindari apa yang dilarang oleh Allah.

 

Salah satu hal yang dilarang Allah adalah mengkonsumsi makanan haram. Makanan haram tidak selalu babi, ada juga makanan yang dianggap haram karena proses pembuatan yang tidak halal.

 

Makanya disarankan untuk menjauhi larangan yang satu ini jika memang ingin doa-doa yang dipanjatkan menembus langit.

 

4. Mengawali dan Mengakhiri Doa Pakai Shalawat

 

Disarankan untuk mengawali dan mengakhiri doa pakai shalawat ke Nabi Muhammad SAW. Selain mendapatkan pahala dan syafaat, shalawat juga bermanfaat untuk mempermudah mengabulkan doa-doa yang dipanjat kepada Allah SWT.

 

Di internet atau buku saku doa sudah banyak yang membahas shalawat Nabi mulai dari yang pendek sampai yang panjang. Nanti tinggal dipilih sesuai kebutuhannya saja.

 

5. Berdoa Pakai Asmaul Husna

 

Selain shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, saat berdoa disarankan untuk memasukkan asma Allah SWT yaitu pujian untuk Allah SWT. Agar Allah lebih mudah untuk mengabulkan doa-doa dan permintaan yang dipanjatkan.

 

6. Selalu Berprasangka Baik Kepada Allah

 

Supaya berhasil setelah memanjatkan doa harus meyakini dan berprasangka baik kepada Allah mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya.

 

Karena sesungguhnya Allah akan menyesuaikan dengan persangkaan para umatnya. Ketika umatnya tidak yakin kepada Allah, maka bisa dipastikan doa-doa yang dipanjatkan tidak terkabul.

 

Hal tersebut ditegaskan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang pernah berkata ke Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Allah SWT pernah berfirman “Aku menyesuaikan dengan persangkaan hamba pada-Ku”.

 

7. Minta Didoakan Oleh Orang Spesial

 

Cara terakhir agar doa-doa yang dipanjatkan supaya berhasil dikabulkan adalah meminta tolong ke orang spesial seperti ibu, ulama, musafir, dan lainnya untuk mendoakan hal-hal yang baik agar datang.

 

Intinya atau kesimpulannya, menembus langit bisa dilakukan dengan bantuan kekuatan dan seizin Allah SWT, dimana doa-doa baik yang dipanjatkan supaya berhasil dikabulkan jika niatnya tulus.

 

Selain niat yang tulus, kesabaran dan keteguhan yang dimiliki menjadi bagian dari bagaimana caranya agar bisa menembus langit. Pasalnya, doa yang dipanjat tidak langsung terkabul begitu saja, perlu waktu sampai Allah temukan waktu yang tepat untuk mengabulkan doa tersebut.