Analisis Jurnal Portofolio Investasi Saham Strategi Jitu

Analisis Jurnal Portofolio Investasi Saham Strategi Jitu

Jurnal portofolio investasi saham merupakan suatu pengetahuan dan ilmu yang wajib dimiliki oleh para calon investor. Dalam portofolio dibahas mengenai permasalahan bagaimana caranya mengalokasikan penanaman modal agar membawa keuntungan yang maksimal.

 

Keuntungan maksimal ini juga dengan risiko yang tidak terlalu besar. Dikatakan portofolio yang optimal jika portofolio dipilih oleh seorang investor dari berbagai banyak pilihan pada kumpulan portofolio secara efisien.

 

Sebagai seorang investor harus pandai dalam menentukan portofolio yang efisien terlebih dahulu sebelum membentuk portofolio optimal. Berikut ini beberapa penjelasan lengkap mengenai portofolio.

 

Konsep Dasar dalam Jurnal Portofolio Investasi Saham

 

Ketika membahas mengenai portofolio saham perlu Anda ketahui terlebih dahulu konsep dasar yang ada. Mulai dari pengelompokan portofolio hingga fungsi atau kegunaannya. Berikut ini ketiga konsep dasar menurut Tandelilin tahun 2010.

 

  1. Perbedaan Portofolio efisien dan optimal

 

Dalam pembentukan portofolio yang efisien diharuskan bisa berpegang pada asumsi bagaimana perilaku investor dalam pengambilan keputusan. Point utama adalah menghindari adanya risiko atau risk averse.

 

Sedangkan untuk jenis portofolio optimal dipilih sesuai preferensi investor bersangkutan terhadap pengembalian investasi. Hal ini juga bisa disebut dengan return dan capital gain maupun risiko yang bersedia ditanggungnya.

 

  1. Fungsi utilitas dan kurva indeferen

 

Suatu fungsi matematis dimana menunjukkan nilai dari semua alternatif yang ada. Menunjukkan preferensi seorang investor terhadap berbagai pilihan investasi dengan masing-masing risiko yang disediakan.

 

  1. Aset yang berisiko dan bebas risiko

 

Dalam memilih aset yang hendak dijadikan bahan instrumen maka Anda dapat memilih aset potensial. Baik antara aset yang memiliki risiko maupun tidak memiliki risiko atau bahkan kombinasi keduanya.

 

Tahapan Proses Jurnal Portofolio Investasi Saham

 

Berikut ini disajikan tahapan proses menurut Halim tahun 2005. Terdapat empat tahapan yang dapat membawa ilmu pengetahuan Anda semakin meluas. Di antaranya yaitu sebagai berikut.

 

  1. Tahapan tujuan investasi

 

Tahapan awal jurnal portofolio investasi saham ini yaitu penentuan tujuan investasi yang Anda inginkan. Tahapan ini merupakan langkah awal yang harus dikerjakan oleh semua pihak jika ingin melakukan pengelolaan portofolio investasi.

 

Terdapat tiga hal yang perlu dipertimbangkan, diantaranya yaitu tingkat pengembalian yang diharapkan (expected rate of return), tingkat risiko (risk of rate), ketersediaan jumlah dana yang akan diinvestasikan dan periode investasi.

 

Menentukan instrumen investasi juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Anda dapat memilih periode investasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk dapat dijadikan sebagai bahan patokan.

 

  1. Tahapan ekspektasi pasar

 

Dalam mengumpulkan informasi mengenai seluruh instrumen dibutuhkan juga yang namanya riset pasar. Namun dalam hal ini riset pasar investasi sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

 

  1. Tahap membangun Jurnal Portofolio Investasi Saham

 

Tahap yang selanjutnya yaitu mengenai pembentukan portofolio yang akan dijadikan sebagai bahan para investor. Tahap ini disesuaikan dengan permintaan investor dan situasi pasar yang ada.

 

Pada tahap ketiga ini manajer investasi membeli dan menjual instrumen investasi sesuai dengan keinginan para investor. Tentunya sebelum melakukan ini ketahui terlebih dahulu keadaan pasar yang ada.

 

  1. Tahapan evaluasi kinerja

 

Tahap terakhir dalam Jurnal Portofolio Investasi Saham yaitu melakukan perhitungan atas portofolio yang dikelola. Hasil pengelolaan portofolio ini dalam bentuk return dibandingkan dengan tingkat pengembalian patokan atau benchmark.

Baca juga:  Robot Trading Forex Gratis Ini Cara Memilih yang Baik

 

Jenis-jenis Portofolio Investasi Saham

 

Portofolio saham merupakan kumpulan saham yang Anda investasikan dengan harapan menghasilkan profit maksimal. Susunan portofolio yang semakin beraneka ragam ditambah dengan cakupan berbagai sektor membuat investor lebih tangguh.

 

Berikut ini beberapa jenis jurnal Portofolio Investasi Saham yang dapat dijadikan referensi. Dengan begini, Anda dapat mengetahui secara spesifik portofolio investasi yang memiliki definisi dan keunggulannya masing-masing.

 

  1. Income Portofolio

 

Income portofolio atau diterjemahkan adalah portofolio pendapatan merupakan uang yang diterima dari investasi, deviden, bunga. Selain itu royalti yang diterima dari investasi properti juga dianggap sebagai sumber dari portofolio pendapatan.

 

Masih banyak portofolio pendapatan yang memberlakukan pajak sehingga membuahkan keuntungan. Keuntungan diberi pajak dengan tingkat lebih rendah tentunya dibandingkan pendapatan yang didapatkan.

 

Ada dua jenis sumber pendapatan yang diperoleh yaitu pendapatan pasif dan pendapatan aktif. Pendapatan aktif merupakan pendapatan yang mudah dimengerti dibandingkan jenis pendapatan lainnya.

 

Misalnya uang yang bersumber dari pekerjaan atau menjalankan suatu usaha. Sedangkan untuk pendapatan pasif merupakan aliran pendapatan yang berhubungan dengan usaha atau pengeluaran awal dan mendapatkan tambahan pembayaran.

 

Misalnya untuk pendapatan pasif yaitu royalti buku dan musik serta pembayaran berbagai macam sewa. Selain itu ada bunga yang akan ditabung juga termasuk contoh dari pendapatan pasif.

 

Portofolio tidak datang dari investasi pasif maupun aktif, melainkan datang dari dividen, bunga dan keuntungan kapital atau bunga yang dibayar karena utang. Kerugian dari adanya pendapatan pasif tidak akan mempengaruhi kepentingan pajak.

 

  1. Value Portofolio

 

Jenis jurnal portofolio Investasi Saham berikutnya yaitu value portofolio. Sistem kerjanya yaitu mencari investasi pada saham yang harganya di bawah nilai asli berdasarkan karakteristik.

 

Investasi nilai seringkali dibandingkan dengan investasi pertumbuhan yang berfokus pada penyatuan perusahaan dengan prospek pertumbuhan tinggi. Dana nilai dan investasi nilai sering disamakan dengan strategi oleh investor.

 

Premis investasi nilai adalah pasar memiliki ketidakefisienan sehingga menyebabkan beberapa perusahaan memperjualbelikan sahamnya di bawah nilai asli. Manajer dana nilai sangat terampil dalam mengidentifikasi ketidakefisienan pasar.

 

Saham nilai atau value portofolio sering dihubungkan dengan pembayaran dividen. Hal ini bisa terjadi karena jika perusahaan yang stabilisasi dengan baik maka program distribusi dividen juga baik.

 

Pentingnya selektif dalam Anda memilih berbagai macam saham yang ditawarkan. Jurnal Portofolio Investasi Saham memiliki indikator nilai yang berbeda-beda, lakukan tips dan rekomendasi saham yang menurut Anda paling efektif juga efisien.